Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 September 2022 | 21.01 WIB

Tepis Opini Netizen, Angelina Sondakh: Kak Seto Bersama Saya Waktu Itu

Angelina Sondakh saat berziarah ke makam suaminya, Adjie Massaid di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2022). Mantan anggota DPR RI Angelina Patricia Pinkan Sondakh atau Angelina Sondakh berziarah ke makam mendia - Image

Angelina Sondakh saat berziarah ke makam suaminya, Adjie Massaid di Taman Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (3/3/2022). Mantan anggota DPR RI Angelina Patricia Pinkan Sondakh atau Angelina Sondakh berziarah ke makam mendia

JawaPos.com - Angelina Sondakh angkat bicara setelah muncul opini liar berkembang di kalangan netizen di dunia maya. Itu soal Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto tak membela dirinya saat dia dipenjara akibat tersandung masalah kasus korupsi. Padahal waktu itu, dia memiliki anak kecil yaitu Keanu.

Angie, sapaan akrab Angelina Sondakh, menegaskan bahwa Kak Seto pada waktu itu membela dirinya dan merekomendasikan agar tidak ditahan atau menjalani tahanan rumah. Tentunya dengan mempertimbangkan kepentingan dan hak Keanu yang masih membutuhkan keberadaan dirinya.

"Kak Seto waktu itu ada bersama dengan saya dan sempat merekomendasikan saya untuk tidak ditahan. Kak Seto memperjuangkan hak Keanu meski suara Kak Seto tidak didengarkan," kata Angelina Sondakh melalui sebuah video diunggah di Instagram.

Sayangnya kendati mendapat rekomendasi dari Kak Seto, Angelina Sondakh tetap ditahan. Alhasil, dia pun terpisah dari buah hatinya saat itu, Keanu. Angie seolah membandingkan dirinya dengan Putri Candrawathi yang tidak ditahan dengan alasan kemanusiaan memiliki anak kecil.

"Mungkin saya nasibnya berbeda. Saya harus mengatakan bahwa Kak Seto waktu itu membantu saya. Kak Seto waktu itu memperjuangkan nasib Keanu," tuturnya lebih lanjut.

Menurut Angelina Sondakh, perhatian Kak Seto waktu itu bukan terhadap Keanu saja. Pemerhati anak yang juga seorang psikolog itu juga turut memerhatikan anak sambung Angie, Aaliyah Massaid.

"Bahkan Kak Seto waktu itu juga memerhatikan Aaliyah, anak saya diminta sekolah home schooling di sekolah Kak Seto," jelasnya.

Nama Kak Seto belakangan ramai menjadi bahan pembicaraan netizen di dunia maya setelah disebut membela anak-anak Ferdy Sambo-Putri Candrawathi. Bahkan netizen menyebut tidak ditahannya Putri atas rekomendasi dari Kak Seto. Ada juga yang menduga pemerhati anak sekaligus psikolog itu dibayar dalam membela keluarga Sambo buntut dari kedatangannya menemui Ferdy Sambo di Mako Brimob Depok.

Terkait sejumlah tudingan tersebut, Kak Seto melayangkan bantahan tegas. Dia menegaskan dirinya tidak bicara secara spesifik orang per orang dalam membela hak-hak anak. Dari dulu sikapnya sama untuk menunda penahanan atau menjadikan tahanan rumah bagi ibu yang memiliki anak kecil, sementara si anak masih membutuhkan keberadaan sang bunda.

Menurut Kak Seto, penundaan penahanan atau tahanan rumah bukan dalam rangka mengistimewakan ibunya yang sedang mengalami masalah hukum. Akan tetapi demi pemenuhan hak-hak anak. Sebab hak anak tidak boleh diabaikan begitu saja.

"Ini sudah lama saya serukan. Kepentingan anak harus dikedepankan. Ini bukan mengistimewakan ibunya, tapi demi pemenuhan hak asasi anak," kata Kak Seto kepada JawaPos.com.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore