
Chef Haryo (Dok. Pribadi)
JawaPos.com - Chef Haryo Pramoe dijadwalkan oleh tim dokter Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, melakukan operasi besar diseksi aorta jantung hari ini, Kamis (30/9). Namun, berhubung masih membutuhkan persiapan lebih matang lagi, maka diputuskan operasinya akan dilaksanakan Jumat (1/10).
Kabar tersebut diungkapkan Sherly, istri Chef Haryo kepada JawaPos.com. Dia pun senang atas keputusan dokter demi mendapatkan penanganan terbaik. Apalagi operasi ini termasuk berisiko sangat tinggi.
“Operasinya diundur jadi besok pagi hari Jumat. Memang harusnya hari ini, cuma banyak persiapannya jadi baru dilakukan besok. Jumat tidak apa-apa, Alhamdulillah Jumat barokah,” kata Sherly saat dihubungi melalui sambungan telepon Jumat (30/9).
Operasi besar yang akan dilakukan Chef Haryo dengan tujuan penggantian katup jantung atas dan pembuluh darah besar yang sobek. Prosedur operasi ini jauh lebih rumit dibandingkan dengan pasang ring jantung. Bahkan prosedur ini memutus detak jantung untuk sementara yang tentu saja tindakan ini memiliki risiko tinggi.
Sherly juga mengungkapkan, untuk darah yang diperlukan sudah cukup sesuai dengan permintaan dokter. Sampai saat ini sudah ada sekitar 23 kantong darah diperoleh dari para pendonor dan sebagian lagi dibantu persediaannya oleh pihak rumah sakit.
Dia mengatakan, sejak Chef Haryo masuk rumah sakit pada 21 September 2021 lalu, Sherly tidak sering bertemu sang suami. Sebab pandemi Covid-19 meniadakan kunjungan keluarga pasien ke rumah sakit. Namun Sherly berusaha menyemangati Chef Haryo melalui video call dan melalui sambungan telepon.
“Di ICU beberapa hari, terus setelah itu pindah ke kamar intermediate,” ucap Sherly.
Dia pun memohon doa untuk masyarakat luas agar proses operasi besar yang akan dilakukan Chef Haryo berjalan lancar. Dengan harapan sang chef bisa sehat kembali dan bisa beraktivitas seperti biasanya.
Diketahui, Chef Haryo didiagnosis menderita diseksi aorta kronis de bakey stanford type A sejak sekitar 2 tahun belakangan. Menurut Sherly, ia sempat drop sekitar 2 tahun lalu saat berada di Surabaya, Jawa Timur. Dari sana diketahui ia menderita penyakit tersebut.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
