
Photo
JawaPos.com - Pengamat musik Stanley Tulung mengenang sosok penulis lagu senior, Jasir Sjam, yang meninggal dunia pada Senin (16/8) pagi lalu. Di matanya, Jasir Sjam adalah pencipta lagu hebat dan sangat produktif pada era 60-an dan 70-an.
"Beliau penulis lagu hebat. Dia yang menulis lagu Merantau Titik Sandhora dan Kerinduan Bob Tutupoly. Aku suka sekali sama lagu Kerinduan," ujar Stanley Tulung kepada JawaPos.com Rabu (18/8).
Jasir lah yang menciptakan lagu Putus Cinta di Batas Kota. Dia juga yang menciptakan lagu Mawar Gugur, Apa Sebabnya, dan Dua Pilihan. Ketiga lagu itu masuk dalam album ketiga dari mendiang penyanyi Andi Meriem Matalatta, Pop in Gold Vol 3.
Jasir juga yang menciptakan lagu Rato Denai dan Panggilan Desa yang ada di album Ernie Djohan, Teluk Bajur. Album yang dirilis pada tahun 1967 di bawah label Remaco ini sempat masuk dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia yang terbit edisi #32 pada Desember 2007.
Sejumlah lagu hit berhasil diciptakan oleh Jasir Sjam dan menghiasi industri musik tanah air kala itu. Ada banyak penyanyi yang sukses usai menyanyikan lagu buah karyanya. Diantaranya adalah Titiek Puspa, Bob Tutupoly, Hetty Koes Endang, Elly Kasim, Tanty Josepha, dan yang lainnya.
Jasir Sjam lahir pada 22 Maret 1942 di Sawahlunto, Sumatera Barat. Ia mengembuskan napas terakhir pada Senin (16/8) sekitar pukul 09.00 WIB. Ia meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat akibat komplikasi penyakit dan mengalami pendarahan.
Hal itu diungkapkan Sila, anak almarhum melalui kirimannya di Facebook. Menurut Sila, Jasir Sjam memang sempat terpapar Covid-19. Namun sebelum mengembuskan napas terakhir, virus korona yang bersarang di tubuhnya sudah sembuh.
"Assalamu'alaikum Wr Wb. Kepada Om, Tante, Sepupu, Teman², dan Kerabat. Kami mewakili keluarga H. Jazirudin Sjamsuddin Rahimahullah, mengucapkan terima kasih atas perhatian yang tiada terhingga kepada ayah/opa/buyut kami, sejak sehat kemudian sakit hingga akhirnya wafat kemarin 16 Agustus 2021 jam 09.00 WIB di RS Sari Asih Ciputat AKIBAT KOMPLIKASI PENDARAHAN dengan hasil SWAB NEGATIVE COVID19," tulisnya.
Sila mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan kerabat yang telah mendonorkan darah untuk mendiang ayahnya. Meskipun Jasir Sjam tak dapat diselamatkan, amal kebaikan mereka yang telah mendonorkan darah tidak akan pernah sia-sia.
"Semoga Allah SWT melimpahkan tolong atas kita semua, dan memberikan keberkahan serta rahmat yang tiada terputus. Akhir kata Jazakumullah khairan, wassalam," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
