
Yuni Shara mengatakan sebelum dihargai orang lain, maka harus menghargai diri sendiri dulu. Cara yang dilakukan Yuni Shara adalah dengan merawat kecantikannya.
JawaPos.com - Lena selaku sahabat Yuni Shara dan Krisdayanti memohon maaf lantaran mereka belum bisa bicara ke hadapan awak media karena masih sangat berduka. Trenggono, ayah KD dan Yuni diketahui meningggal dunia di Pulau Dewata Bali tadi sore pada pukul 15.00 WITA.
Ayah Krisdayanti dan Yuni Shara meninggal setelah sempat terpapar Covid-19. Ia terpapar sejak sekitar 10 hari belakangan. Keluarga sempat dihadapkan pada dilema apakah akan membawanya ke rumah sakit atau tidak. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk merawat ayah di rumah.
"Alhamdulillah masih bisa merawat papa sampai detik-detik terakhir di rumah," ucap Lena kepada wartawan Kamis (15/7).
Kriadayanti dan Yuni Shara berada di Jakarta pada saat ayahna meninggal. Namun mereka kerap melakukan video call untuk update informasi terkait kondisi kesehatannya. Bahkan di detik detik terakhir jelang menghembuskan napas terakhir, Yuni juga sempat menuntun ayahnya membacakan kalimat tauhid dengan harapan ia menutup lembaran hidup husnul khatimah.
Lena juga menuturkan, pesan yang sempat diungkapkan Yuni Shara ke adik-adiknya yang merawat almarhum di Bali. Dia meminta mereka untuk melakukan tes swab sebab selama beberapa hari belakangan mereka menjalin kontak yang cukup erat dengan ayah.
"Telepon terus sama adik adik di sana mengurus pemakaman papa malam ini juga . Pesan sama adik adik tadi bagaimana pun ayah meninggal di rumah, meminta besok swab untuk lebih berhati-hati," tuturnya.
Kabar meinggalnya Trenggono juga disampaikan secara langsung oleh Krisdayanti dan Yuni Shara melalui postingan Instagram. Dalam salah satu foto yang diungah Yuni Shara, ia tampak menangis saat melakukan video call.
"Innalilahi wa innailaihi rojiun Telah meninggal dengan tenang Di Denpasar Bali tgl.15 Juli 2021 pukul 15.00 WITA. Papa, Opa kami Bapak TRENGGONO dalam usia 79 th. Mohon dapat didoakan agar alm dapat diampuni dosa²nya dan diterima semua amal ibadah nya. Pemakaman jenazah akan diberitahukan kemudian," tulis Yuni Shara.
"Kami yangg berduka cita 1. Wahyu Setianing Budi Trenggono, 2.Krisdayanti Trenggono, 3. Laras Dewantara, 4. Lestari Merdeka Putri, 5. Tri Laksono Subekti, 6. Anita Purwaningrum beserta cucu²," imbuhnya.
Krisdayanti mengatakan jenazah ayahnya dimakamkan malam ini juga di Bali. Sebab Trenggono meninggal setelah sempat tertapapar Covid-19.
"Guru yang sederhana telah pergi. Kami ikhlas papà. Terimakasih semua sahabat dan rekan yang membantu pemulasaran jenazah papà di Denpasar malam ini," tulis Krisdayanti.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
