Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Juni 2021 | 22.41 WIB

Belum Mau Pasang Ring Jantung, Chef Haryo Harapkan Mukjizat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com — Dokter yang menangani koki Haryo Pramoe alias Chef Haryo sejatinya sudah merekomendasikan agar ia memasang ring jantung. Akan tetapi, koki yang kini memilih mendekatkan diri ke jalur agama itu belum mau melakukannya.

Ia lebih memilih pengobatan dokter dari luar tanpa perlu memodifikasi organ vital.

Chef Haryo mengatakan, dirinya percaya akan kekuasaan Tuhan yang bisa menyembuhkan atau malah mendatangkan penyakit pada diri seseorang. Namun ia bukan tipe orang yang tidak mau berusaha mencari kesembuhan atas penyakit yang diderita dan hanya menggantungkan semuanya kepada Tuhan.

“Saya masih percaya kesembuhan Allah, saya masih percaya ada mukjizat. Karena kalau jalan pintas dokter ya sudah dibuka, digunting, dipasang saluran baru. Karena satu tahun delapan bulan itu membaik banyak sebenarnya,” aku Chef Haryo kepada JawaPos.com, Sabtu (19/6).

Selama hampir dua tahun menderita penyakit jantung, Chef Haryo melakukan pengobatan sebagai bagian dari ikhtiarnya dalam mencari kesembuhan. Sejumlah pengobatan sudah dilakukan seperti mengonsumsi obat dan lain-lain. Selain itu, Chef Haryo juga mengatur aktivitasnya. Dia maksimal bekerja dalam sehari hanya 8 jam.

“Mengurangi pekerjaan, berkompromi aja sih. Saya hanya kuat 8 jam sehari, selebihnya istirahat,” tuturnya.

Selain jantung, dia juga memiliki penyakit gerd. Jika kumat, Chef Haryo bisa mengalami sesak napas, perut keras, kembung, jantung seperti terdorong ke leher, susah tidur, dan kepalanya mengeluarkan keringat.

“Ikhtiar ada pengobatan sana sini. Kita berikhtiarnya juga dengan beramal soleh, berbuat baik, membantu orang, bersedekah, bersahabat dengan orang miskin, sabar, ngobrol sama diri sendiri untuk perbaikan kualitas hidup. Jangan melulu duniawi, tapi juga akhirat,” tuturnya.

Chef Haryo menuturkan, ia sudah sampai pada titik di mana dirinya rela atas apapun yang ditakdirkan Tuhan pada dirinya. Cara yang dilakukannya dengan menata hati agar selalu berprasangka baik kepada Tuhan. Dia mengatakan, di balik sakit yang dirasakan seseorang, di dalam agama, disebut sebagai penebus dosa. Dia pun berharap sakit yang dialaminya bisa menjadi sebab dosa-dosanya dikurangi Tuhan.

Di sisa hidupnya sekarang ini, Chef Haryo hanya ingin melakukan hal-hal yang membawa manfaat untuk orang lain. Ia juga berusaha memperbaiki diri agar bisa menjadi hamba Tuhan yang lebih baik lagi dibandingkan dengan kehidupannya di masa lalu.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore