
Ilustrasi pelaku
JawaPos.com - Nama seorang idol ternama dari salah satu grup K-pop kembali tersangkut kasus pelecehan seksual. Hal tersebut dilaporkan oleh tayangan berita SBS, 8 O'Clock News pada Jumat (29/3).
Melansir Soompi, SBS melaporkan bahwa pada 25 Maret, keluhan secara resmi masuk ke kepolisian dan menyatakan bahwa pelaku (sebut saja A) yang merupakan member grup K-pop ternama telah melecehkan korban pada Mei 2010 lalu. Korban (sebut saja B), bertemu dengan A di bekas tempatnya bekerja, yakni sebuh bar. Dari situ, mereka terus saling berkomunikasi.
B menyatakan bahwa A telah melecehkannya secara seksual di rumahnya di kawasan Ilsan setelah dia datang ke rumahnya dalam keadaan mabuk. A mengatakan padanya bahwa dia ingin membantunya tidur sehingga B pun berbaring.
Namun, sesuatu mulai terjadi. B mencoba menolaknya hingga dua kali, tetapi ia tidak bisa menghentikannya.
"Dia mengatakan, tidak apa-apa. Dia lalu meraih lenganku. Aku merasa sangat terhina. Dia sama sekali tidak memiliki rasa hormat kepadaku sebagai seorang manusia," katanya.
Suatu hari, B kemudian menghubungi A, tetapi ia tidak mendapat ucapan permohonan maaf dari A. A malah mengatakan padanya agar mereka kembali ke dalam keadaan seperti sebelumnya.
B yang melaporkan kejadian ini sangat terlambat pun ingin melawan A dan menjelaskan bahwa dirinya menjalani perawatan psikiatri karena mengalami trauma. Ia memilih untuk mengajukan keluhan tersebut sekarang dikarenakan kasus kriminal menyangkut seks yang melibatkan selebriti yang saat ini tengah bergulir. B juga telah menjalani pemeriksaan polisi pada 27 Maret sebagai penggugat.
Adanya laporan ini, para warganet di Korea pun mulai berspekulasi. Dilansir dari Koreaboo, para warganet mempercayai bahwa artis idol yang dimaksud adalah salah satu member grup generasi pertama K-pop, SS501.
Mereka berspekulasi dari gambar yang digunakan SBS untuk melengkapi tayangan pemberitaan tersebut. Latar belakang gambar yang digunakan SBS, termasuk pakaiannya sesuai dengan salah satu member SS501, yakni Kim Hyung Joon.
Meskipun belum diketahui pasti siapa idol yang dimaksud, akan tetapi agensi A telah memberi pernyataan bahwa A baru saja pergi ke luar negeri untuk melakukan beberapa pertunjukkan. A akan berpartisipasi dalam investigasi setelah ia kembali ke Korea.
Kim Hyung Joon sendiri saat ini diketahui sedang menjalankan turnya di beberapa negara. Paling baru, ia tampil belum lama ini di Peru.
Namun perwakilan dari Kim Hyung Joon langsung membantah laporan dari SBS tersebut. Mereka membuat pernyataan saat dihubungi oleh SpoTV News.
"Tuduhan yang dibuat oleh penggugat adalah salah. Pada 2010, Kim Hyung Joon minum bersama dengan seorang kenalan dan penggugat. Mereka pergi ke rumahnya atas sarannya dan melakukannya atas suka sama suka," ujar perwakilan tersebut.
Mereka juga menekankan bahwa hal tersebut terjadi 9 tahun lalu dan tuduhan yang disampaikan adalah salah. Penggugat, katanya, hanya mengambil keuntungan dengan kenyataan bahwa Kim Hyung Joon adalah seorang selebriti.
Tidak hanya itu, mereka juga berencana untuk merespons berdasarkan tuduhan palsu dan fitnah. Namun, agensi memastikan bahwa artisnya akan tetap kooperatif untuk menghadiri penyelidikan polisi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
