Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Juli 2021 | 04.32 WIB

Setelah Positif Covid-19, Ayah Yuni Shara Sempat Dirawat di Rumah

Yuni Shara mengatakan sebelum dihargai orang lain, maka harus menghargai diri sendiri dulu. Cara yang dilakukan Yuni Shara adalah dengan merawat kecantikannya. - Image

Yuni Shara mengatakan sebelum dihargai orang lain, maka harus menghargai diri sendiri dulu. Cara yang dilakukan Yuni Shara adalah dengan merawat kecantikannya.

JawaPos.com - Lena selaku sahabat Yuni Shara dan Krisdayanti memohon maaf lantaran mereka belum bisa bicara ke hadapan awak media karena masih sangat berduka. Trenggono, ayah KD dan Yuni diketahui meningggal dunia di Pulau Dewata Bali tadi sore pada pukul 15.00 WITA.

Ayah Krisdayanti dan Yuni Shara meninggal setelah sempat terpapar Covid-19. Ia terpapar sejak sekitar 10 hari belakangan. Keluarga sempat dihadapkan pada dilema apakah akan membawanya ke rumah sakit atau tidak. Sampai akhirnya mereka memutuskan untuk merawat ayah di rumah.

"Alhamdulillah masih bisa merawat papa sampai detik-detik terakhir di rumah," ucap Lena kepada wartawan Kamis (15/7).

Kriadayanti dan Yuni Shara berada di Jakarta pada saat ayahna meninggal. Namun mereka kerap melakukan video call untuk update informasi terkait kondisi kesehatannya. Bahkan di detik detik terakhir jelang menghembuskan napas terakhir, Yuni juga sempat menuntun ayahnya membacakan kalimat tauhid dengan harapan ia menutup lembaran hidup husnul khatimah.

Lena juga menuturkan, pesan yang sempat diungkapkan Yuni Shara ke adik-adiknya yang merawat almarhum di Bali. Dia meminta mereka untuk melakukan tes swab sebab selama beberapa hari belakangan mereka menjalin kontak yang cukup erat dengan ayah.

"Telepon terus sama adik adik di sana mengurus pemakaman papa malam ini juga . Pesan sama adik adik tadi bagaimana pun ayah meninggal di rumah, meminta besok swab untuk lebih berhati-hati," tuturnya.

Kabar meinggalnya Trenggono juga disampaikan secara langsung oleh Krisdayanti dan Yuni Shara melalui postingan Instagram. Dalam salah satu foto yang diungah Yuni Shara, ia tampak menangis saat melakukan video call.

Baca Juga: Ini Sanksi Pidana Bagi Pelanggar PPKM Darurat


"Innalilahi wa innailaihi rojiun Telah meninggal dengan tenang Di Denpasar Bali tgl.15 Juli 2021 pukul 15.00 WITA. Papa, Opa kami Bapak TRENGGONO dalam usia 79 th. Mohon dapat didoakan agar alm dapat diampuni dosa²nya dan diterima semua amal ibadah nya. Pemakaman jenazah akan diberitahukan kemudian," tulis Yuni Shara.

"Kami yangg berduka cita 1. Wahyu Setianing Budi Trenggono, 2.Krisdayanti Trenggono, 3. Laras Dewantara, 4. Lestari Merdeka Putri, 5. Tri Laksono Subekti, 6. Anita Purwaningrum beserta cucu²," imbuhnya.

Krisdayanti mengatakan jenazah ayahnya dimakamkan malam ini juga di Bali. Sebab Trenggono meninggal setelah sempat tertapapar Covid-19.

"Guru yang sederhana telah pergi. Kami ikhlas papà. Terimakasih semua sahabat dan rekan yang membantu pemulasaran jenazah papà di Denpasar malam ini," tulis Krisdayanti.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore