Jalan Ikonik Braga, Kota Bandung, Jawa Barat/JawaPos/Elista Ita Yustika.
JawaPos.com – Setiap orang yang pernah menginjakkan kaki di tanah Ibu kota Provinsi Jawa Barat, pasti sudah tak asing dengan Jalan Braga.
Jalan Braga yang menjadi sebuah ikon populer Paris van Java di Bandung dengan panjang kurang lebih 1 km ini, bukan hanya menawan tetapi juga menarik perhatian.
Bagaimana tidak, jalan yang dapat ditempuh dengan waktu sekitar 9 menit berjalan kaki dari alun-alun Kota Bandung ini memiliki arsitektur memukau yang mampu membuat setiap pengunjung enggan untuk pulang.
Dekorasi jalan yang begitu unik dan cocok untuk ber-swa foto, serta tempat-tempat sekitar jalan yang melengkapinya membuat jalan ini berbeda dari yang lainnya. Karena hal itulah, jalan ini terkenal begitu instagenic.
Bangunan ikonik bergaya art deco dan kolonial hingga kafe dan kedai kopi yang nyaman dengan menu spesial atau sekadar suasana bangku pinggir jalan dan penuh lalu lalang kendaraan serta orang-orang, menambah daya tarik jalan ini.
Disebut unik, karena jalan ini memiliki nilai sejarah tinggi dan kaya akan bangunan dengan arsitektur Eropa. Jalan Braga akan jadi lebih indah jika dilihat lebih jauh lagi dari sejarahnya.
Kehidupan di Jalan Braga Tempo Dulu
Jalan yang dibangun pada masa pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1890-an ini, dulunya merupakan pusat perdagangan dan pemukiman Eropa di Bandung. Oleh karenanya, pada masa itu jalan ini dipenuhi dengan toko-toko, restoran, dan hotel yang didirikan oleh orang-orang Eropa.
Jalan Braga awalnya merupakan jalan yang sangat sempit dan hanya bisa dilalui oleh satu orang. Hingga akhirnya pada tahun 1884, pemerintah Hindia Belanda memperlebar jalur Braga. Jalur ini telah diperluas menjadi 2 jalur dan memiliki trotoar untuk orang-orang berjalan.
Jalan Braga juga pernah menjadi rumah bagi pejabat pemerintah Hindia Belanda dan orang-orang kaya Eropa lainnya yang bertugas di Indonesia pada masa penjajahan. Jalan Braga juga menjadi tempat tinggal banyak tokoh penting Indonesia, seperti Soekarno, Mohammad Hatta dan Ir. Juanda.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
