
Ichsan bersama Park Bo-gum (kiri), berpose bareng aktor Korea Selatan So Ji-sub.
JawaPos.com - Ichsan Akbar berkenalan dengan acara-acara K-Pop secara tidak sengaja. Dulu, cowok yang dikenal sebagai Ichsan Idol itu sangat tidak suka K-Pop. Benci. Tapi, benar juga kalau ada nasihat jangan terlalu benci sama sesuatu, ntar jadi cinta. Itulah yang Ichsan alami sekarang. Dia jatuh cinta pada K-Pop.
---
’’GUE enggak mau! Aaaargh nggak suka Korea! Plis jangan gueeee!!!’’
Begitulah reaksi pertama Ichsan ketika ditawari sebuah stasiun televisi untuk menjadi host acara bernama Top K-Pop. Acara yang membahas segala sesuatu tentang K-Pop itu sebenarnya dipandu Indra Herlambang. Namun, suatu waktu, Indra berhalangan syuting. Pihak produser mengontak Ichsan untuk menggantikan Indra. ’’Gue langsung nolak,’’ kenang Ichsan ketika ditemui di Hyatt Hotel, Jakarta, Selasa lalu (6/6).
Tapi, itu enam tahun lalu. Catat ya. Enam tahun lalu. Sekarang? Sisa-sisa kebencian sudah menguap entah ke mana. Digantikan dengan excitement dan rasa cinta yang menggebu terhadap hal-hal yang berbau K-Pop. Sejak memandu Top K-Pop secara tak sengaja itu, Ichsan jadi tertarik dengan musik yang dibawakan artis-artis Negeri Ginseng. Mulai Super Junior, Big Bang, hingga SNSD.
Dari acara itu juga, Ichsan beberapa kali dikirim ke Korea dan Bangkok untuk nonton konser. ’’Dari situ, kayaknya orang-orang yang mau bawa artis Korea notice kalau gue host dari acara K-Pop,’’ jelas cowok yang sebelumnya pernah membawakan acara showcase Wonder Girls bersama Melaney Ricardo pada Juni 2010 tersebut.
Sejak itu, Ichsan mulai sering memandu acara K-Pop. Mulai konferensi pers sebelum konser, showcase, hingga fan meeting. Kalau dihitung-hitung, sudah ada lebih dari 10 artis yang acaranya dia pandu. Misalnya, Kim Woo-bin, Kim Soo-hyun, Joo Won, Got7, Park Bo-gum, So Ji-sub, Super Junior, dan Red Velvet yang berkunjung ke Indonesia Mei lalu.
Sebelum memandu acara, Ichsan selalu mempelajari materi yang akan dia bawakan. Baik acara Top K-Pop di televisi maupun saat memandu acara fan meeting para idol. Dari situlah dia sadar bahwa produksi Korea benar-benar jempolan. ’’Gimmick-nya bagus banget. Mereka nge-set artisnya, di-manage dan dibentuk image-nya bagus banget. Akhirnya saya jadi amazed sendiri,’’ tutur Ichsan kagum.
Presenter kelahiran 19 Juli 1985 itu mencontohkan saat dirinya nonton konser Super Junior di Bangkok. Dia merasa itu adalah panggung tergila yang pernah dilihatnya. Menurut dia, kemegahan panggungnya mengalahkan penyanyi-penyanyi top Amerika Serikat. ’’Mungkin U2 pernah bikin yang kayak gitu. Tapi, untuk Korea, panggungnya gede banget dan produksinya sangat bagus. Mencengangkan sih,’’ imbuhnya.
Banyak pengalaman menarik selama Ichsan membawakan acara K-Pop. Berdekatan dengan para idol yang digilai banyak orang, mengobrol langsung, dan berhasil membuat para penonton iri dengan segala aksinya di panggung. Namun, bagi dia, yang paling mendebarkan adalah saat memandu fan meeting Kim Jaejoong di Ancol pada November 2012 silam.
Saat itu, semua penonton sudah memenuhi Mata Elang International Stadium. Ternyata, personel JYJ itu demam. Suhu tubuhnya begitu tinggi, sampai-sampai panasnya bisa dirasakan Ichsan yang ada di sebelahnya. Jaejoong tidak bisa berbicara sama sekali. Akhirnya, pertanyaan yang diajukan Ichsan dijawab Jaejoong dengan menuliskannya di iPad.
’’Gue-lah tugasnya untuk meramaikan acara, karena dia bener-bener nggak ngomong satu kata pun,’’ kata Ichsan dengan ekspresi heboh. ’’Gue udah kayak ngeronggeng aja di atas panggung. Alhamdullilah, lancar,’’ lanjutnya, lantas tertawa.
Sudah terbiasa memandu acara yang berhubungan dengan artis Korea, sebenarnya Ichsan berniat untuk belajar bahasa Korea. Dia sudah membeli kamus bahasa Korea. Dengan begitu, dia bisa ngobrol sedikit-sedikit dengan mereka di panggung. Tapi, Ichsan berpikir lagi, lebih baik dia tidak mengambil ladang pekerjaan orang lain dan membiarkan hal tersebut dilakukan translator profesional.
Menjadi pembawa acara untuk artis Korea yang datang ke Indonesia, Ichsan dapat merasakan betul apa yang dirasakan penonton. Bagaimana perasaan mengidolakan sampai akhirnya salah satu impiannya untuk bertemu langsung dengan idola terwujud. ’’Itu bikin gue seneng banget. Gue bisa lihat lo (penggemar) seneng, ya gue seneng banget,’’ katanya tersenyum lebar. (glo/c17/na)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
