Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Desember 2016 | 00.52 WIB

Pengakuan Donnie Yen, si Chirrut Imwe di Rogue One

JAGOAN: Donnie Yen dalam salah satu adegan Rogue One. Insert: Saat premiere Rogue One. - Image

JAGOAN: Donnie Yen dalam salah satu adegan Rogue One. Insert: Saat premiere Rogue One.

JawaPos.com – Buat penggemar film action dan kungfu Asia, nama Donnie Yen tentu tidak asing. Mulai tahun ini, Yen bakal makin populer di Hollywood. Aktor berusia 53 tahun itu masuk skuad Rogue One. Bersama pemeran Baze Malbus, Jiang Wen, Yen menjadi aktor pertama Asia yang muncul di film arahan sutradara Gareth Edwards tersebut. (JetSet/Hollywood Reporter/fam/c19/na)



Bagaimana rasanya mampu masuk jajaran cast di film Hollywood? Aku sudah pernah bermain di film produksi Amerika Serikat. Namun, 10 tahun lalu, mereka tidak tahu bagaimana cara mengarahkan film atau aktor berbasis seni bela diri.



Bagaimana awalnya kamu menerima tawaran bermain di Star Wars? Aku mendapat telepon dari agenku. Dia bilang, ’Disney ingin kamu main di film Star Wars’. Saat itu aku benar-benar clueless. Apakah aku bakal dapat lightsaber atau sejenisnya? Apakah aku bakal membunuh Darth Vader? Benar-benar nggak ada gambaran sama sekali.



Apa yang membuatmu tertarik menerima proyek Star Wars? Jujur, aku sempat menolak. Aku tidak ingin menghabiskan waktu lima bulan berjauhan dari keluargaku buat syuting di London. Tapi, keputusan itu berubah karena anakku. Waktu aku tanya ke tiga anakku, ’Kalian lebih suka Papa main di Ip Man atau Star Wars?’, mereka langsung heboh. Tanpa ragu, mereka teriak ’Star Wars!’. Oke, saatnya jadi ayah keren buat mereka.



Bagaimana rasanya bekerja dengan sutradara Gareth Edwards? Dia benar-benar paham saat harus bekerja dengan aktor martial arts. Gareth mengizinkan aku membentuk karakter Chirrut Imwe sesuai yang kuinginkan. Kebutaan Chirrut adalah ideku.



Dibanding film-film sebelumnya, sesulit apakah adegan action di Rogue One? Aku tidak pernah membandingkan film-film yang pernah kubintangi. Sebab, seluruh adegan laga dan penampilan di tiap filmku sangat bergantung pada karakter tokoh yang kumainkan.



Bagaimana kamu menggambarkan tokoh Chirrut Imwe? Aku melakukan banyak riset, latihan, dan sejenisnya buat karakter itu. Aku membayangkan, dia adalah seorang petarung yang buta. Aku percaya, dia adalah ’’pusat’’ spiritual di film Rogue One.



Chirrut dibuat dalam versi action figure. Bagaimana pendapatmu? Main di film ini, sekaligus berkontribusi di dalamnya saja sudah membanggakan. Aku oke-oke saja diabadikan dalam bentuk mainan. Mainan itu bakal kubagikan buat oleh-oleh.



Apa yang membedakan aktor biasa dan aktor martial arts? Ketika kamu merekrut aktor martial arts, kamu tidak hanya menjadi aktor. Tapi juga koreografer dan sutradara. Mirip seperti latihan dokumenter Michael Jackson, This Is It. Kamu bukan cuma dapat artisnya, kamu dapat paket komplet. Dia bakal bernyanyi, tapi juga akan mengarahkan. Misal, beat-nya tidak pas, perlu stop di menit sekian, dan sebagainya.



Apakah kamu ingin berkarir di film-film garapan Hollywood? Tentu saja, siapa sih yang bakal menolak. Namun, aku cuma membatasi satu film per tahun. Aku hanya akan main jika filmnya menarik, menantang, dan konsepnya beda... Intinya, karakternya benar-benar menginspirasiku.



Proyek film apa yang ingin kamu mainkan di masa depan? Aku punya proyek upcoming yang menarik dan sedang aku garap. Ceritanya tentang pemimpin gangster paling sangar sekaligus Pablo Escobar-nya Hongkong, Limpy Ho. (*)

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore