Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Januari 2018 | 19.53 WIB

Bantah Soal Harta Gono-Gini, Sandy Tumiwa Fokus Ambil Hak Asuh Anak

Momen perceraian Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa tahun 2014. - Image

Momen perceraian Tessa Kaunang dan Sandy Tumiwa tahun 2014.

JawaPos.com - Masalah hak asuh anak ternyata dibalik alasan Sandy Tumiwa menggerebek rumah mantan istrinya, Tessa Kaunang akhir pekan lalu. Dia mencari sosok kekasih baru sang mantan istri berinisial R yang diduga kerap datang dan menginap di rumah yang dulu ditinggalinya bersama.


"Sandy hanya Sabtu boleh ketemu anak. Namun, akhir-akhir ini nggak bisa karena nomor dia di-block, itu yang membuat dia panik. Jauh sebelum penggerebekan rumah Tessa itu sudah di-block, mungkin sandy mulai panik di situ," ujar M. Firdaus Oiwobo SH, selaku kuasa hukum Sandy Tumiwa, saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (31/1).


Lebih lanjut, Firdaus menegaskan bahwa persoalan penggerebekan tidak terkait mengenai persoalan harta gono-gini yang belum selesai antara kliennya dan Tessa Kaunang. Salah satunya adalah status rumah yang kini ditinggali Tessa yang ditaksir bernilai Rp 2 miliar.


"Saya sempat menyarankan kepada Sandy untuk menjual rumah dan beli rumah lain daripada bermasalah, kan langsung dibagi kalau dijual. Cuma Sandy masih memikirkan kalau dijual dia akan tinggal di mana dengan anak-anaknya seandainya hak asuhnya dimenangkan Sandy," ujar Firdaus.


Dia menegaskan bahwa kliennya akan memprioritaskan penyelesaian dugaan membawa pria lain yang sebelumnya sudah dilaporkan pihaknya kepada aparat penegak hukum. Apalagi, sidang kabarnya akan dilaksanakan dua minggu ke depan.


"Kita mau menegaskan kasusnya dulu, benar tidaknya Tessa menyimpan laki-laki di rumah itu, gugatan kan sudah didaftarkan. Sementara yang di KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) di-pending dulu, mungkin lihat nanti kondisinya gimana. Sekarang tinggal tunggu panggilan sidang, dua minggu lagi katanya. Tessa kabarnya ada rencana gugat balik juga," imbuhnya.


Walaupun demikian, Firdaus mengungkapkan bahwa kliennya siap mengurus dua buah hatinya jika akhirnya hak asuh anak jatuh ke tangan Sandy Tumiwa.


"Sandy sudah yakin dia mampu makannya dia menggugat. Dia nggak mau anaknya berlarut-larut dijadikan bahan untuk menjelek-jelekkan bapaknya nanti ke depan. Seakan-akan dia tidak mampu mengurus anak," tandas sang pengacara.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore