Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 September 2024 | 03.37 WIB

Jokowi Tunda Pemindahan ASN dari Jakarta ke IKN Bulan Ini, MenPANRB Sebut Tunggu Kesiapan Insfrastruktur Digital  

Suasana upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di lapangan upacara Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos) - Image

Suasana upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di lapangan upacara Istana Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sabtu (17/8/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)

JawaPos.com – Rencana pemindahan aparatur sipil negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, dipastikan kembali molor.

Hal ini lantaran Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta adanya penyempurnaan kompleks perkantoran dan sistem digitalnya, sebelum ASN benar-benar diboyong ke Kalimantan Timur.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, Presiden telah memberi arahan terbaru agar pemindahan ASN ke IKN tak terburu-buru.

”Karena kalau ASN ke IKN bukan hanya soal pindah kantor, tapi berubah budaya digital. Jadi infrastruktur digital harus selesai dan lain-lain,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Selasa (3/9).

Anas belum bisa memberikan kepastian sampai kapan penjadwalan mundurnya. Dia hanya meminta untuk sabar menunggu skema pemindahannya dan penyelesaian secara tuntas kompleks hunian dan perkantoran.

Hingga saat ini, belum ada perubahan target pemindahan ASN ke IKN. Masih 1700-an orang di awal. Meski nantinya penempatannya bertahap sesuai dengan kesediaan hunian.

Saat ini sendiri, ada 14 tower apartemen untuk ASN, TNI, dan Polri yang sudah selesai dibangun. Targetnya, hingga Desember 2024, sebanyak 47 tower akan rampung dibangun.

”Sekali lagi September-Oktober ini mestinya sudah ada yang bisa pindah. Tapi arahan presiden ini disempurnakan dulu. Sehingga nanti akan ada arahan dari perpindahan,” jelasnya.

Disinggung soal tunjangan pionir yang dijanjikan bagi ASN yang pindah duluan, Anas menyebut bahwa sudah mengantongi angkanya. Namun, masih perlu difinalisasi. Termasuk soal tunjangan kemahalan hingga tunjangan pindahan.

Presiden Jokowi sebelumnya menyatakan tidak ingin memaksakan kepindahan ASN ke IKN pada September jika belum siap.

Jokowi menegaskan, kepindahan ASN akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Seperti sudah siap atau tidaknya hunian ASN untuk ditempati. Termasuk kesiapan sarana dan prasarana penunjang. 

”Rencana masih September, tetapi juga melihat di sini. Sekali lagi kita tidak ingin memaksakan, tidak ingin memaksakan,” ungkapnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore