Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Agustus 2024 | 23.56 WIB

PLN Siap Pasok Listrik Hingga 1,5 Megawatt di IKN untuk Upacara HUT ke-79 RI

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu ruangan saat perdana berkantor di kompleks Kantor Presiden, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (29/7/2024). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden) - Image

Presiden Joko Widodo meninjau salah satu ruangan saat perdana berkantor di kompleks Kantor Presiden, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (29/7/2024). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JawaPos.com - Upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-79 Republik Indonesia (HUT Ke-79 RI) pada 17 Agustus 2024 bakal digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk mendukung peringatan hari bersejarah itu, PT PLN menyiapkan listrik besar yang mencapai 1,5 megawatt.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara Agung Murdifi mengatakan, saat ini PLN all out untuk menyiapkan utilitas jaringan kelistrikan menjelang perayaan HUT RI ke 79 di IKN.

"Dari sisi distribusi PLN sedang menyelesaikan pembangunan jaringan distribusi untuk Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Kawasan ini akan disuplai dari tiga Gardu Induk jelang pelaksanaan upacara HUT RI ke-79 mendatang," kata Agung pada Minggu (4/8).

Agung menjelaskan, nantinya PLN akan memberlakukan skema pengamanan berlapis guna menjaga keandalan kelistrikan sepanjang gelaran HUT ke-79 RI di IKN.

Meliputi, venue utama, beranda Nusantara, perkantoran kawasan inti pusat pemerintahan, bandara, dan penginapan VVIP/VIP. Dia memperkirakan kebutuhan listrik tertinggi di venue upacara HUT RI ke 79 mencapai 1,5 Megawatt (MW).

"Dengan ketersediaan listrik bersih di IKN saat ini yang telah mencapai 10 MW, masih terdapat cadangan daya yang cukup untuk mendukung persiapan dan pelaksanaan kegiatan HUT RI ke 79 nanti," pungkas Agung.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan pasokan listrik di IKN bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS itu sudah mampu memproduksi hingga 10 megawatt, tetapi hingga kini kebutuhan IKN baru mencapai 1 megawatt.

"PLTS sudah jadi, sudah produksi 10 megawatt, dengan kebutuhan IKN sekarang baru 1 megawatt,” kata Menteri BUMN Erick Thohir pada Sabtu (29/6) saat meninjau langsung PLTS di IKN.

Meski begitu, Erick optimistis bahwa kebutuhan listrik di IKN ke depan akan semakin besar. Untuk itu dirinya meminta PLN untuk terus melakukan pengembangan penyediaan energi bersih.

“Hari ini kapasitas PLTS ini masih cukup, namun ke depan, kebutuhannya di sini akan semakin besar. PLN harus manfaatkan potensi energi hijau yang ada di Kalimantan ini, ada hidro, surya, dan angin. PLN harus bisa kembangkan. Peran PLN di sini sangat besar karena akan jadi jantungnya IKN,” pungkas Erick.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore