
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memberikan keterangan kepada wartawan di Lembang (9/9). (Hilmi/Jawa Pos)
KARIR Herman Suryatman malang melintang di birokrasi. Pernah jadi lurah. Kemudian aktif bersama wartawan saat jadi Kepala Biro Humas dan Hukum Kementerian PAN-RB. Sekarang dia menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat. Pada 9 September lalu, Herman mendampingi kunjungan kerja Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Lembang, sekaligus ngobrol-ngobrol dengan wartawan.
Bagaimana kabarnya Pak?
Alhamdulillah baik.
Bagaimana rasanya jadi Sekda? Dulu kan sering berjumpa wartawan saat di Kementerian PAN-RB...
Selalu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Seperti saat ini saya mendampingi Pak Menteri Kehutanan dan Pak Menteri Ketenagakerjaan kunjungan di Lembang. Bagaimana kabar teman-teman wartawan di Jakarta, titip salam ya
Saat dulu jadi Kepala Biro Humas dan Hukum di Kementerian PAN-RB, apa yang paling berkesan Pak?
Dulu saya sering sekali berinteraksi dengan wartawan di Kementerian PAN-RB. Termasuk sama kamu (Jawa Pos) juga. Paling sering ditanya soal seleksi CPNS atau pengangkatan honorer.
Ada pesan atau salam untuk teman-teman wartawan yang dulu sering ketemu di Jakarta Pak?
Titip salam semoga sehat selalu dan diberi kelancaran dalam bertugas.
Salah satu yang dikunjungi Kementerian Kehutanan adalah Perhutanan Sosial untuk bertani kopi. Bagaimana komentar bapak?
Program perhutanan sosial ini sangat bagus. Karena membuka akses bagi masyarakat, khususnya warga Jawa Barat untuk ikut mengelola hutan. Yang dilokasi kita saat ini, di Lembang, digunakan untuk bertani kopi.
Potensi Jawa Barat sendiri terkait program Perhutanan Sosial bagaimana?
Menurut saya sangat baik. Masyarakat bisa menerapkan sistem pertanian secara tumpang sari. Misalnya di sela-sela tanaman utama, ditanami palawija. Ditambah lagi dengan usaha lebah madu juga.
Berarti potensi usaha dari perhutanan sosial ini sangat besar ya Pak?
Betul. Itu tadi baru di sektor hulu, belum di sektor hilirnya. Ada proses pengolahan yang melibatkan banyak tenaga kerja. Terbuka peluang untuk home industri yang mengelola hasil perhutanan sosial tersebut.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
