Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Juni 2018 | 13.05 WIB

Pasokan Aman, Harga Bahan Pangan Turun Signifikan

Harga sejumlah komoditi pangan terpantau stabil selama pra maupun pasca Lebaran. Cabai misalnya, harganya turun hingga 50 persen. - Image

Harga sejumlah komoditi pangan terpantau stabil selama pra maupun pasca Lebaran. Cabai misalnya, harganya turun hingga 50 persen.

JawaPos.com – Harga kebutuhan pangan pra maupun pasca Idul Fitri cukup stabil. Dari hasil pantauan Kementerian Pertanian di lapangan, hal itu dipicu suksesnya suplai pangan ke berbagai daerah.


Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Kementerian Pertanian Riwantoro mengungkapkan di Ibukota, harga hampir semua jenis beras cenderung turun.


Penurunan harga cukup signifikan dialami Minyak Goreng Kuning/Curah, Cabai Merah Keriting, Cabai Merah Besar, Bawang Putih, Gula Pasir, Tepung Terigu, hingga Kentang.


"Sementara Daging Sapi baik Sapi Has maupun Sapi Murni turun 3 ribu rupiah lebih per kilogramnya. Harga ini berdasarkan pantauan pada sejumlah pasar di 5 wilayah DKI Jakarta,” demikian ungkap Riwantoro di Jakarta, kemarin.


Riwantoro menyebutkan bukan hanya di Ibukota, harga stabil juga terjadi di sejumlah pasar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.


Saat H+3 Lebaran misalnya, hampir semua bahan pangan di Pasar Karang Ploso Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur stabil bahkan turun. Penurunan harga paling banyak dialami bawang merah mencapai Rp 6.000 per kilogram.


“Begitu pula pantauan pasokan dan harga eceran di Pasar Induk Kartosuro-Sukoharjo Propinsi Jawa Tengah. Sebagian besar harga pangan setelah Lebaran cenderung turun dibanding sebelum lebaran. Sebagian lainnya stabil,” sebutnya.


Cabai Turun Drastis


Hal senada diungkapkan Direktur Pengolahan & Pemasaran Hasil, Ditjen Hortikultura, Kementerian Pertanian mengungkapkan Taufik Yasid. Taufik merinci bagaimana terjadi penurunan signifikan pada H+4 atau Selasa (19/6).


Di Pasar Induk Keramat Jati (PIKJ), harga cabai merah besar turun dari Rp 55.000/kg menjadi Rp. 35.000/kg, kemudian cabai merah keriting dari harga Rp. 30.000/kg turun menjadi Rp. 15.000/kg (turun sebesar Rp 15.000/kg) hingga cabai rawit merah turun dari Rp 45.000/kg menjadi Rp. 28.000/kg.


“Hal ini dikarenakan pasokan cabai dan bawang sudah mulai masuk di PIKJ sejak tanggal 17 Juni 2018 dan semakin banyak jumlahnya pada hari ini (kemarin)," ujar dia di Jakarta, Selasa (19/6).


Total pasokan tanggal 17-19 Juni 2018 saja, terang Yasid, untuk cabai merah keriting sebanyak 48 ton, cabai merah besar 8 ton, cabai rawit merah 35 ton, cabai rawit hijau 10 ton, bawang merah 112 ton, dan bawang putih 10 ton.


"Kita bersyukur melimpah. Mencukupi kebutuhan masyarakat," tambahnya.


Yasid menambahkan, untuk harga cabai dan bawang di pasar-pasar retail Jakarta sampai dengan H+4 lebaran terlihat bervariasi tergantung lokasi pasar.


"Namun cenderung turun jika dibandingkan sebelum lebaran sampai dengan H+2 sesudah lebaran. Seperti yang terjadi di Pasar Grogol, dimana harga cabai merah keriting pada tanggal 17 Juni 2018 mencapai Rp 45.000/kg sekarang menjadi Rp 28.000/kg," pungkas Yasid.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore