Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Juni 2018 | 19.10 WIB

Mayoritas Jalan Sudah Bagus, Mudik Tahun Ini Diklaim Lebih Baik

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljo. Basuki menjamin jika arus mudik dan balik tahun ini bakal lebih baik. Hal itu tak lepas dari beroperasinya banyak jalur tol, serta perbaikan sejumlah infrastruktur - Image

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljo. Basuki menjamin jika arus mudik dan balik tahun ini bakal lebih baik. Hal itu tak lepas dari beroperasinya banyak jalur tol, serta perbaikan sejumlah infrastruktur

JawaPos.com - Hari Raya Idul Fitri semakin dekat. Sudah menjadi tradisi jika perantau pulang ke kampung halaman untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.


Hanya saja, bertepatan dengan momen besar ini selalu memicu terjadinya kemacetan bahkan kecelakaan lalu lintas.


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono mengatakan, seluruh jalan di Indonesia yang biasa dilalui pemudik dinyatakan layak. Hanya sebagian kecil saja yang terbilang kurang bagus.


"Sudah lebih dari 90 persen kondisi mantap. Mulai dari Jawa, Sumatera, Sulawesi," ungkap Basuki di Lapang Silang Monas, Rabu (5/6).


Terkait kondisi tol di pulau Jawa juga terbilang baik dan siap dilalui pemudik. Beberapa waktu lalu Basuki bersama Korlantas Polri dan Direktur Utama Pertamina telah melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi.


Dilakukan pula uji tempuh kendaraan dari Tegal menuju Semarang melalui jalan tol. Dengan jarak tempur sekitar 150 kilometer, kendaraan hanya membutuhkan waktu perjalanan 3 jam dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam.


Titik Macet


Tol Jakarta-Surbaya juga dinyatakan siap operasi. Dengan panjang tol sejauh 760 kilometer, sebanyak 525 kilometer telah beroperasi penuh. Sedangkan 235 kilometer lainnya masih fungsional.


"Tapi fungsionalnya bukan darurat. Jadi juga kita batasi kecepatannya tidak lebih dari 40-60 kilometer per jam. Nanti Pak polisi yang mengatur," imbuh Basuki.


Titik rawan macet sendiri diperkirakan akan terjadi di 2 titik. Yakni pintu tol Kertasari dan sekitar Jembatan Kalikuto, Kendal, Jawa Tengah.


Kemacetan di pintu tol Kertasari sendiri dikarenakan adanya pemindahan tempat membayar tol. Pembayaran tol di pintu keluar Brebes Timur (Brexit) akan dialihkan ke pintu tol Kertasari.


"Pintu tol Kertasari ini memindah pintu Brexit 24 kilometer ke arah jalan tol. Itu (pintu tol Kertasari) sebenernya sudah selesai dan akan diresmikan tapi masih kita fungsionalkan supaya tetep gratis dulu sampai lebaran sehingga mengantisipasi kemacetan," lanjut Basuki.


Titik macet lainnya diperkirakan terjadi di Jembatan Kalikuto Kendal. Proyek pembangunan jemabatan itu diperkirakan baru akan selesai sekitar tanggal 12 Juni 2018.


Kementerian PUPR bersama Kepolisian akan membuat jalan alternatif sementara di bawah pembangunan jembatan itu. Jalur ini diperuntukan bagi pemudik yang akan kembali kempung halamannya sebelum jembatan selesai dibangun.


"Kedua di jembatan Kalikuto di Kendal sekitar 30 kilometer dari Semarang. Itu kemaren sudah nyambung pelengkung atasnya, sekarang dan hari berikutnya tinggal masang lantai jembatannya. Nanti H-3 atau H-2 sudah bisa dilalui," pungkas Basuki.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore