
Warga DKI mengantre pembuatan paspor dalam acara
JawaPos.com - Layanan paspor simpatik yang digelar di pintu barat daya Monumen Nasional (Monas) oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kemenkumham diserbu warga. Ribuan warga yang akan membuat paspor memadati lokasi tersebut sejak pukul 05:00 WIB. Acara ini ini dinilai positif, karena bisa mempermudah para pembuat paspor yang tidak bisa mengurus di hari kerja.
Yanti, salah satu pengunjung yang ikut membuat paspor di acara Festival Keimigrasian tersebut mengatakan, dirinya merasa terbantu dengan adanya layanan ini. Sebab pada hari kerja, tak ada waktu baginya untuk mengurus pembuatan paspor meskipun dirinya ingin bepergian keluar negeri.
"Karena hari libur jadi bisa ngurus, nanti kerja kan gabisa ya," tutur Yanti kepada JawaPos.com, di Silang Monas Jakarta, Minggu (21/01).
Untuk mensukseskan acara ini, pintu Monas pun telah dibuka sejak pukul 05:00 WIB. Sedangkan panitia pelaksana telah berjaga sejak pukul 03:00 WIB. Turut hadir juga personel kepolisian dan pegawai imigrasi untuk menjaga ketertiban acara sejak pagi hari.
Layanan pembuatan paspor simpatik ini digelar dalam dalam rangka ulang tahun Ditjen Imigrasi. Selain pembuatan paspor, dalam acara festival keimigrasian tersebut, turut juga digelar acara parade kebudayaan, dan standbooth expo yang berisi pembuatan visa dari 12 negara lain.
Untuk layanan paspor hanya dibatasi sekitar 1600 pendaftar. Dengan syarat dan ketentuan membawa e-KTP, akte kelahiran, kartu keluarga yang asli dan fotokopi serta membayar uang sebesar Rp 665 ribu.
"Layanan dibuka dari pukul 08:00 WIB hingga jam 15:00, tapi tadi pemohon udah ramai dari subuh," jelas Nia, salah satu panitia pelaksana.
Lalu, untuk standbooth expo yang berisi pembuatan visa di sebuah negara. Ada sekitar 15 stand di dalam sana yang berisi 12 negara, dan 3 stand dari keimigrasian. Expo dibuka sejak pukul 08:00 WIB hingga pukul 17:00 WIB.
"Jadi, expo ada dari negara Eropa, Malaysia, China, Jepang, keimigrasian dan perca Indonesia dan sebagainya," ucap Welli, salah satu panitia expo.
Untuk parade kebudayaan, mereka telah menghias diri sejak pagi dan tampil pada saat Menkumham Yasona Laoly, Ditjen Imigrasi Ronny F Sompie dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno hadir dalam pembukaan acara ini.
Sampai saat ini proses pembuatan paspor masih berlangsung. Untuk membuat betah pengunjung, pihak panitia membuat acara permainan dan parade budaya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
