
Lontong Cap Go Meh
JawaPos.com – Perayaan Cap Go Meh di tanah air berbeda dengan perayaan di negara asalnya, Tiongkok. Lontong Cap Go Meh selalu hadir di setiap perayaan ini seperti hadirnya ketupat sayur pada hari raya besar umat muslim, Idul Fitri. Tak lengkap rasanya merayakan Cap Go Meh tanpa menu lontong.
“Lontong Cap Go Meh, lontongnya ya lontong biasa. Biasanya disajikan dengan santan dan dikeluarkan pas hari Cap Go Meh sehingga disebutnya Lontong Cap Go Meh. Di Tiongkok enggak ada,” ungkap Pengurus Harian Vihara Dhanagun Jalan Suryakancana, Bogor, Yung Hing, Sabtu (11/2).
Di Tiongkok, malam Cap Go Meh dirayakan dengan membuka pasar malam atau pasar kuliner bagi masyarakat. Di sana tidak ada menu khusus yang dihidangkan berbeda dengan tradisi lontong Cap Go Meh di tanah air.
“Makanannya biasa kalau di Tiongkok, di sana hanya ada pasar malam menjual aneka ragam makanan tanpa adanya arak-arakan,” ungkapnya.
Ada rasa yang berbeda saat menyantap lontong Cap Go Meh ini. Rasanya lebih gurih dan lezat. Ternyata, Kepala Dapur Vihara Dhanagun, Ie Lan menjelaskan rahasianya.
“Rahasianya ada di kacang mete. Kacang mete itu menambah rasa menjadi lebih gurih, kacang mete dibelah dua lalu digoreng dan diulek bersama bumbu lainnya,” kata Ie Lan.
Selain itu ada bumbu dapur lainnya seperti lengkuas dan kunyit. Cara memasaknya sama dengan memasak opor pada umumnya. Lauk pelengkapnya adalah tahu dan telur ayam.
“Bumbu rahasia lainnya adalah bawang putih. Kami berani bawang putih lebih banyak. Lalu yang lain sih biasa, seperti garam, lada, dan gula,” jelasnya. (cr1/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
