
Wakil Ketua DPR Agus Hermanto
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto menilai pasti ada penyebab mengapa Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Chappy Hakim melakukan tindakan kasar terhadap Anggota Komisi VII DPR Mukhtar Tompo. Adapun tindakan tersebut yakni membentak dan menunjuk dada politikus Partai Hanura itu.
"Itu terjadi semuanya tentu dari sebab akibat kita, tidak bisa menilai dari salah satu pihak," ujar Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (10/2).
Agus menerangkan, DPR memiliki tata kerja ataupun aturan di dalam rapat. Baik, rapat kerja maupun rapat dengar pendapat.
Nah, apabila memang ada aturan yang dilanggar, bisa diproses melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang ada di DPR. "Di sini yang memegang etik adalah MKD," pungkas Wakil Ketua Umum Demokrat itu.
Diketahui, peristiwa yang tidak menyenangkan itu terjadi usai rapat tertutup komisi VII DPR dengan PT Freeport Indonesia sekitar pukul 15.10 WIB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/2). Mukhtar mengklaim, ketika ia ingin berjabat tangan, Chappy langsung menepisnya dan melayangkan nada tinggi seraya menunjuk dadanya dengan keras. (dna/JPG)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
