
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
JawaPos.com - Kegaduhan politik tidak henti-hentinya menerpa Indonesia. Apalagi setelah Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diduga melakukan penistaan agama. Masyarakat saling lapor ke aparat kepolisian atas kegaduhan tersebut.
Kegaduhan terbaru seperti yang dilakuakn Ahok terhadap Ketua MUI Ma'ruf Amin. Cagub incumbent di Pilkada DKI Jakarta itu memperlakukan Ma'ruf Amin seperti terdakwa di sidang perkara dugaan penistaan agama. Padahal kapasitas Ma'ruf Amin hanya sebagai saksi. Pertanyaan Ahok cenderung menyudutkan kiai tersebut.
Atas dinamika ini, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku sedih dengan kondisi yang dialami bangsa Indonesia. Dia berdoa semoga Indonesia bisa keluar dari permasalahan yang saat ini dihadapi. "Semoga bangsa Indonesia ini adil dan aman," ujar SBY di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Sabtu (4/2).
Sekadar informasi, kegaduhan pertama kali muncul dalam kasus dugaan penistaan agama. Kejadian ini bermula saat Gubernur DKI Jakarta Ahok dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu yang mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan politisasi ayat suci Alquran menggunakan Surat Al Maidah ayat 51. Dalam ayat tersebut adalah mengharuskan umat Islam tidak memilih pemimpin nonmuslim.
Setelah itu, umat Islam menjadi berang lantaran kitab suci Alquran telah dihina. Atas hal tersebut MUI mengeluarkan fatwa Ahok telah melakukan penistaan agama.
Kemudian, ormas Islam membuat Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) yang diprakarsai oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Lalu muncul Aksi Bela Islam I, II dan III yang menuntut agar Ahok segera dipenjarakan. (cr2/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
