
Ilustrasi
JawaPos.com - Dewan Pers menyoroti banyaknya wartawan 'abal-abal' di parlemen. Mereka lantas meminta bantuan Sekretariat Jenderal DPR untuk membersihkan sejumlah pihak yang mengaku sebagai wartawan itu.
"Mulai sembilan Februari kami sudah meminta Kesetjenan untuk melindungi parlemen dari praktik abal-abal media," ujar Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1).
Namun tak hanya bersih-bersih wartawan abal-abal di DPR, Dewan Pers akan memverifikasi seluruh media online yang ada saat ini. Kata Yosep, media online di Indonesia ada sekitar 4300-an. Akan tetapi yang terdaftar di Dewan Pers hanya ada 200.
"Tujuh Ferbruari kami akan verifikasi semua media online," tegasnya.
Kata dia, aturan ketat akan diterapkan Dewan Pers. Mereka akan melakukan standar kompetensi bagi para wartawan nantinya. "Selanjutnya wartawan tidak diizikan lagi tanpa skil," pungkas Yosep. (dna/JPG)

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
