Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 November 2015 | 21.11 WIB

Uang Saku Rp 2,5 Juta per Bulan, Dionisius Giri Pertaruhkan Nyawanya

Uang Saku Rp 2,5 Juta per Bulan, Dionisius Giri Pertaruhkan Nyawanya - Image

Uang Saku Rp 2,5 Juta per Bulan, Dionisius Giri Pertaruhkan Nyawanya

JawaPos.com AMBON - Kabar meninggalnya dr Dionisius Giri Samudra, Rabu (11/11) di medan tugas, Kepulauan Aru, Maluku menyebar dengan cepat melalui media sosial dan mengundang banyak ungkapan dukacita. Salah satunya datang dari almamater Andra, Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas).



Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar Dr dr Anis Irawan SpKK membenarkan bahwa Andra -sapaan akrab- Dionisius Giri Samudra adalah alumnus Fakultas Kedokteran Unhas yang magang di Dobo, Kepulauan Aru.



Internship atau magang merupakan salah satu jenjang yang harus dilalui dokter sebelum berpraktik.



Anis menjelaskan, magang merupakan domain Kementerian Kesehatan. Namun, wilayah penempatan merupakan pilihan para dokter saat mendaftar secara online.



"Internship dilakukan setelah menjadi dokter selama satu tahun dengan uang saku Rp 2,5 juta per bulan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi," jelas Anis.



Dokter magang didampingi oleh dokter senior. Setelah program itu selesai, baru dokter bisa buka praktik.



Dengan uang saku Rp 2,5 juta itu, Andra mempertaruhkan nyawanya. Ia meninggal dunia di RSUD Cendrawasih, Dodo karena komplikasi. Penyakit campak yang menyerangnya membuat ia gagal pernapasan. (dni/nur/lyn/cik/c11/ars/awa/jpg)

Editor: Arwan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore