Foto salib dengan latar belakang matahari tenggelam (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Minggu (14/9) ini Gereja Katolik merayakan Pesta Pemuliaan Salib Suci dimana mereka memperingati salib yang digunakan untuk menyalibkan Yesus Kristus.
Hari perayaan ini juga disebut Feast of the Holy Cross atau Feast of the Exaltation of the Holy Cross, dan Feast of the Triumph of the Cross.
Sejarah
Dilansir dari Catholic News Agency, perayaan ini juga merayakan dua peristiwa historis: penemuan Salib Suci oleh Santa Helena, ibu dari Kaisar Konstantinus pada tahun 320an, dan pembangunan basilika serta altar oleh Konstantinus pada tahun 335.
Basilika diberi nama Martyrium dan altarnya diberi nama Calvarium. Akan tetapi kedua tempat itu dihancurkan oleh orang Persia pada tahun 614 saat perang dengan orang Romawi.
Dilansir dari My Catholic Life, salib tersebut akhirnya didapatkan kembali dari Persia pada tahun 628.
Padahal Dekret Milan, yang dikeluarkan pada tahun 313, memberikan kebebasan beragama di seluruh Kekaisaran Romawi, disepakati oleh Kaisar Konstantinus dari Barat dan Licinius dari Timur.
Sebelum adanya dekret ini, umat Kristen mengalami berbagai penganiayaan yang dilakukan oleh pemerintah selama 250 tahun sebelumnya.
Perayaan
Dilansir dari Acote, hari perayaan ini dirayakan setiap tanggal 13 atau 14 September setiap tahunnya.
Tanggal 13 September diingat untuk merayakan penemuan salib tersebut oleh Santa Helena pada penggalian di Yerusalem untuk pembangunan Basilika Makam Suci. Saat itu juga, tiga salib yang digunakan dalam penyaliban Yesus Kristus dan dua pencuri lainnya ditemukan.
Kemudian gereja-gereja di Barat merayakan pesta tersebut pada tanggal 14 September - gereja-gereja Timur merayakannya pada hari setelahnya.
George dari Arbela, dalam Exposition of Church Offices, menjelaskan bahwa Salib Suci ditemukan pada tanggal 13 dan dua salib lainnya pada tanggal 14.
Pada awalnya gereja-gereja di Barat tidak merayakan peristiwa penemuan Salib Suci, tapi mereka merayakan hari ketika Salib tersebut diperlihatkan secara publik di Yerusalem setelah direbut kembali dari persia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
