
Ilustrasi ketupat Lebaran. (Dok Aston)
JawaPos.com–Lagu tradisi warga Tubanan Indah 05, Tandes, dinyanyikan bersahutan. Lagu Suro Wak Iyo Pager Jaro itu penanda awal dimulainya tradisi kupatan.
Acara itu hingga kini terus dijaga, meskipun yang melakukannya hanya beberapa orang. Budayawan Tandes Mustofa Sam menuturkan, ada pantun di sela nyanyian lagu lokal tersebut. Tujuannya agar acara lebih semarak.
"Setelah selesai, acara dilanjutkan dengan pembagian ketupat, lepet, dan sayuran kepada warga yang datang. Kupat dimakan bersama-sama," ucap Mustofa Sam.
Tak hanya itu, upacara kupatan juga dilanjutkan dengan udik-udikan atau membangi uang koin. Koin itu diperebutkan agar mendapat berkah. Jadi, mulai dari anak-anak sampai dewasa ikut berebut.
Founder Kampoeng Dolanan itu mengatakan, acara kupatan aslinya digelar sepekan setelah Lebaran. Tapi karena kemarin beberapa pertimbangan acara itu digelar kemarin. Warga sekitar dan tokoh masyarakat mengundang warga untuk berkumpul.
Menurut dia, acara kupatan tidak seperti dulu. Sekarang tidak banyak warga yang membuat ketupat. Sehingga adat tersebut semakin lama bisa hilang. Karena itu, kupatan menjadi tradisi yang langka sekarang.
"Makanya semua generasi diundang agar bisa melestarikan," ucap Mustofa Sam.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
