Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Oktober 2018 | 00.16 WIB

1,7 Juta Pelamar CPNS 2018 Dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengumumkan data pelamar CPNS 2018 dalam konferensi pers di kantor BKN, Selasa (16/10). - Image

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan mengumumkan data pelamar CPNS 2018 dalam konferensi pers di kantor BKN, Selasa (16/10).

JawaPos.com - Setelah pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 ditutup semalam, sebanyak 3.627.981 akun pelamar yang sudah submit. Proses verifikasi atau seleksi administrasi pun sudah dan tengah berlangsung saat ini.


Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menyebutkan, ada sekitar 2 juta akun yang sudah selesai diverifikasi. Sebanyak 1,7 juta pelamar telah memenuhi syarat, sementara sisanya sekitar 21 persen dinyatakan tidak lolos verifikasi.


"Dari yang sudah diverifikasi, yang memenuhi syarat 1.751.661 sampai detik ini, yang belum memenuhi syarat 355.733 orang. Antara 20-21 persen in general teman-teman tidak lolos sampai saat ini," ujarnya saat menggelar konferensi pers di kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (16/10).


Menurutnya, berdasarkan data tersebut, 1,7 juta pelamar itu dipastikan dapat maju ke tahapan berikutnya, yakni seleksi kompetensi dasar (SKD). Namun, jumlah peserta yang lolos masih akan terus bertambah lantaran masih ada sekitar 1,2 juta akun yang belum diverifikasi.


"Kan ada seleksi administrasi, ya kalau lolos (verifikasi) berarti (lanjut) seleksi SKD. Tapi ini (jumlahnya) terus bergerak ya," tegasnya.


Pengumuman lolos seleksi administrasi sendiri bisa dilihat oleh para pelamar mulai 21 Oktober mendatang. Mereka bisa memeriksa melalui portal sistem seleksi CPNS nasional (SSCN) ataupun website masing-masing instansi yang dipilih.


“Iya nanti maksimal tanggal 21, di SSCN kalau teman-teman pendaftar log in itu akan melihat hasilnya apakah diterima atau tidak. Di samping itu, kita juga mewajibkan K/L/D untuk mengumumkan di web mereka masing-masing,” jelas Ridwan.


Saat ini, pihaknya mengupayakan agar portal sscn.bkn.go.id memiliki satu kolom untuk menyebutkan alasan lolos atau tidaknya si pelamar. “Di SSCN yang sekarang kami punya satu kolom lagi yang menyebutkan alasan diterimanya apa, atau alasan tidak diterimanya apa. Tetapi itu tidak mandatori diisi,” pungkasnya.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore