Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 2 Juni 2019 | 17.57 WIB

Aliran Doa Terus Iringi Kepergian Ibu Ani ke Peristirahatan Terakhir

Karangan bunga utk ibu Ani Yudhoyono -Igman Ibrahim - Image

Karangan bunga utk ibu Ani Yudhoyono -Igman Ibrahim

JawaPos.com - Kepergian Ani Yudhoyono memberikan duka yang mendalam untuk masyarakat Indonesia. Istri Presiden ke-6 Indonesia itu akhirnya kalah setelah lama berjuang melawan sakit kanker darah yang diderita sejak beberapa bulan terakhir.

Selama melawan kanker darah, ibunda dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhi Baskoro Yudhoyono (Ibas) itu dirawat di National University Hospital (NUH), Singapura.

Aliran ucapan bela sungkawa terus mengalir deras seiring kepergian Ibu Ani Yudhoyono. Minggu (2/6) pagi ini, karangan bunga untuk Ani Yudhoyono bejajar dari jalan utama menuju kediamannya, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Karangan bunga itu berasal dari kalangan masyarakat, instansi, tokoh nasional ataupun perusahaan. Semuanya memberikan ucapan kehilangan yang mendalam atas kepergian mantan Ibu Negara tersebut.

Tak terkecuali Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Selain itu terdapat juga sejumlah karangan bunga dari mantan presiden atau pun tokoh nasional lainnya untuk Ibu Ani.

Kristiani Herrawati memang masih disemayamkan di pendopo kediamannya sampai dengan usai salat Duhur nanti. Setelah salat Duhur, perempuan kelahiran Jogjakarta itu akan disalatkan sebelum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Sampai pagi ini, masyarakat dan tokoh nasional masih terus berdatangan ke Pendopo Cikeas. Mereka berbaur untuk memanjatkan doa untuk kepergian Ani Yudhoyono. Terdengar pula sayup-sayup isak tangis dan lantunan doa dari dalam pendopo Cikeas menambah keharuan sepeninggalan Ani.

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dua periode, Muhammad Zainul Majdi mengenang Ani sebagai sosok yang sangat mencintai SBY. Tuan Guru Bajang (TGB), sapaan akrabnya, juga mengingat sosok Ibu Ani selalu ada untuk SBY saat masih menjabat pemerintahan dahulu.

Ketika TGB masih aktif menjadi gubernur NTB misalnya. Ani Yudhoyono selalu sabar menemani sang suami. Meskipun agenda SBY saat menjadi presiden terbilang sangat padat ke sejumlah daerah. "Beliau sangat mencintai Pak SBY," katanya.

Itulah kenapa, 10 tahun kepemimpinan SBY terbilang sukses memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik. TGB menyampaikan, kesuksesan itu tidak terlepas dari peran Ibu Ani yang selalu ada untuk menemani SBY.

"Saya pikir itu yang patut kita teladanani. Salah satunya dari sekian banyak hal dari almarhumah ibu Ani Yudhoyono," tukasnya.

Cendikiawan muslim, Muhammad Quraish Shihab menyatakan bahwa Ibu Ani adalah sosok pribadi yang sangat ramah kepada semua orang. Selain itu sebagai mantan Ibi negara, Ani Yudhoyono juga dikenal sebagai sosok yang keibuan.

"Bangsa Indonesia secara keseluruhan merasakan kehilangan dengan berpulangnya Ibu Ani. Beliau berpulang di Ramadan 10 hari terakhir, hari-hari mulia penuh rahmat. Saya yakin bahwa rahmat Allah akan dilimpahkan ke almarhumah," pungkasnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore