
Buku puisi Manuskrip Sepi, karya Nissa Rengganis yang menang sayembara Hari Puisi Indonesia 2015 di Taman Ismali Marzuki, Jakarta, Selasa (8/9) malam..
JawaPos.com - Nissa Rengganis, penyair asal komunitas Rumah Kertas Cirebon menjadi salah satu peraih Anugerah Hari Puisi Indonesia 2015 di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (8/9) malam. Karya Nissa terpilih dari penjurian Sutardji Calzoum Bachri, Maman Mahayana dan Abdul Hadi W.M yang diumumkan secara terbuka.
Seperti yang juga dilansir Indopos (Jawa Pos Group), acara penghargaan merupakan rangkaian Hari Puisi 2015 yang digelar selama sepekan sejak Sabtu (05/9) dan berakhir Selasa (8/9) malam. Seperti tahun lalu, ada lima penyair peraih anugerah buku puisi yang masing-masing mendapat hadiah sebesar Rp 10 juta.
Dewan juri memilih Manuskrip Sepi karya Nissa Rengganis (Cirebon), Perahu Badik karya Aspar Paturusi (Makassar), Tasbih Merapi karya Hamdy Salad (Jogjakarta), Susi karya Gus TF (Sumbar) dan Tersebab Daku Melayu karya Taufik (Riau).
Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini ada dua buku puisi yang mendapatkan anugerah utama berhadiah Rp 50 juta. Dua buku itu, Arus Pagi karya Soni Farid Maulana (Bandung) dan 99 Sajak karya Yudhistira Massardi (Jakarta).
Nissa mengaku kaget karyanya terpilih sebagai lima buku puisi terbaik. Mengingat yang terlibat dalam sayembara antologi puisi sangat ketat. Sedikitnya terdapat 128 buku puisi yang disayembarakan.
"Karena banyak penulis senior (ikut sayembara, red), sementara saya yang paling muda. Terlebih penghargaan ini bertepatan dengan hari ulang tahun saya yang ke-27. Tentu saya anggap ini sebagai kado terindah," ujarnya.
Terkait masa depan kesusatraan Indonesia, terutama puisi, Nissa berpendapat, harus tetap hidup dan dihidupkan. Bukan hanya oleh penyairnya, tapi oleh khalayak masyarakat.
"Menghidupkan dengan cara menjaga intensitas ruang dan panggung sastra. Puisi harus menjadi daya ingat bagi masyarakat kita yang tengah amnesia," kata perempuan kelahiran 1988 ini. (hsn/tir/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
