
Mensos Khofifah Indar Parawansa d hari Peringatan Relawan Sedunia
JawaPos.com - Kesiapsiagaan penanganan bencana alam yang dilakukan relawan mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. Peran relawan saat dan setelah bencana dinilai cepat tanggap.
"Saya mohon semua elemen relawan terus menjaga solidaritas dan kesetiakawanan sosial serta menebarkannya di lingkungan sekitar dan mengajak partisipasi masyarakat menjadi relawan-relawan di berbagai bidang," tutur Mensos pada Peringatan Hari Relawan Sedunia di Pendopo Kabupaten Pacitan.
Khofifah mengungkapkan, solidaritas dan kesetiakawanan penting untuk membangun kesadaran publik. Terkait pentingnya relawan siap dalam mengatasi masalah-masalah sosial yang ada dalam rangka pengembangan praktek kemanusiaan berbasis kerelawanan.
Hari Relawan Internasional tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Pacitan untuk mengapresiasi ribuan relawan yang tengah membantu warga Pacitan yang terdampak banjir dan longsor 29 November lalu. Mereka berasal dari berbagai daerah, institusi dan profesi.
Relawan juga memberikan layanan kesehatan, air bersih, perlengkapan sekolah, dan lain-lain. Hal ini dilakukan sekaligus peluncuran dimulainya Lintas Batas Kesetiakawanan Sosial (LBKS) sebagai rangkaian Hari Kesetiakawanan Sosial yang puncaknya jatuh pada 20 Desember di Surabaya, Kamis malam (7/12).
Relawan dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kemensos bersama para relawan serta warga bahu-membahu membersihkan lumpur, kayu-kayu dan bebatuan yang masih menumpuk di rumah-rumah warga dan daerah terparah akibat banjir. Juga beberapa pesantren dan titik terdampak lainnya.
"Kegiatan ini merupakan dukungan relawan dari seluruh Indonesia untuk membantu meringankan beban paska bencana di Pacitan. Semoga yang kita lakukan dapat menjadi pengobat bagi masyarakat Pacitan agar segera pulih dan bangkit kembali," jelas Khofifah.
Program Officer UN Volunteers, Miyeon Park mengatakan akan memberi perhatian khusus dalam bencana alam banjir dan tanah longsor di Pacitan, dalam upaya pemulihan di kabupaten tersebut. UN Volunteers juga akan terus memberi dukungan kepada relawan di Asia, Asia Tenggara termasuk Indonesia.
"Bencana alam bisa terjadi kapan saja. Hari ini kita menjadi relawan, tapi mungkin di lain waktu kita menjadi korban. Maka itu perlu kita menjalin kerja sama yang baik, meningkatkan solidaritas kemanusiaan dan bekerja keras bersama dalam rangka menyelesaikan permasalahan bencana alam," ujar Miyeon.
Bantuan simbolis juga diberikan Kemensos yaitu satu unit mobil truk penanggulangan bencana alam untuk Dinsos Pacitan, Mobil Dapur Umum Lapangan, bantuan Relokasi Rumah korban longsor tujuh unit rumah, penyerahan paket perlengkapan makan dan alat dapur, serta penyerahan bantuan sarana air bersih untuk Desa Ngadirejan Kecamatan Pringkuku dan Desa Kalipelus Kecamatan Tulakan.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
Dugaan Penipuan Lowongan Kerja Libatkan Eks Camat Pakal, DPRD Surabaya Desak Pengawasan ASN Diperketat
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi! Daftar Line Up Skuad Clash of Legends 2026 Barcelona Legends vs DRX World Legends di GBK
Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
Harga LPG Non Subsidi Naik per 18 April 2026, Cek Daftar Harga Terbarunya!
9 Soto Legendaris di Bandung, Kuliner Murah Isian Melimpah tapi Rasa Juara
