
PERLAKUAN KHUSUS: Untuk menanam tin, dibutuhkan tanah yang lembab. Namun, jangan terus-menerus terkena hujan atau air karena bisa memunculkan penyakit. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
Photo
AKAN PANEN: Ridwan menunjukkan beberapa jenis buah tin yang sukses ditanamnya. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
Dolomite juga bisa ditambahkan untuk menetralkan keasaman tanah. Ridwan menjelaskan, campuran itu sebaiknya difermentasi lebih dulu dengan bantuan eco enzyme selama 2–4 minggu.
Berbeda dengan media tanam yang harus lembap, tanaman tin menggemari cuaca hangat dan kering. Musim hujan bisa mendatangkan penyakit bila tidak ada antisipasi yang baik. Ridwan menuturkan, salah satu hal yang paling umum adalah daun bebercak mirip karat. Paparan hujan terlalu lama bisa memicu pertumbuhan jamur karat yang dapat menyebar ke seluruh daun.
’’Kalau sudah terkena, biasanya diberi fungisida sesuai dosis. Cara mencegahnya, tin sebaiknya diberi pelindung,” terang pria yang menekuni bisnis tanaman buah tersebut.
Selain merusak daun, paparan hujan juga bisa membuat buah pecah. Meski belum matang atau mencapai ukuran optimal, tin bakal ’’mekar” karena overwatering. Rasa buah pun tak akan baik karena terlalu banyak menerima air.
Untuk menyiasatinya, Ridwan membuat greenhouse dengan atap plastik bening dan dinding kasa halus. Itu juga berguna untuk menghalau serangga. ’’Sebenarnya, buah atau bunganya tin nggak menarik serangga. Tapi, karena kebunnya campur dengan tanaman lain, jadi rawan kupu-kupu atau kebul (kutu putih),” ujar Ridwan. Dia pun menyarankan agar pemberantasan serangga dilakukan sejak dini dengan cara manual.
Ridwan melanjutkan, di ’’dunia” tin, harga ditentukan oleh berbagai aspek. Tanaman dengan tampilan unik biasanya dibanderol dengan harga relatif tinggi. Misalnya, jolly tiger variegated yang punya ciri khas daun dan buah belang. Variegata juga ditemui di panachee, yang buahnya berwarna semburat hijau-putih dengan bulu tipis. Meski demikian, merawat dua jenis tin belang itu terbilang tidak mudah.
Lantaran merupakan kelainan produksi klorofil, daun dengan warna dominan pucat pun rentan terkena penyakit dan gosong. Ridwan tidak menyarankan dua jenis itu karena daya tahan yang buruk. Menurut alumnus SMAN 22 Surabaya tersebut, pekebun pemula bisa memilih jenis green jordan, iraqi, dan brown turkey. Ketiganya mudah beradaptasi dan genjah. Tak perlu menunggu tinggi, tanaman mulai berbuah.
Nah, bagi pekebun yang mengincar tanaman produktif, masui dauphine bisa jadi pilihan. Tin hasil pengembangan Jepang itu dikenal memiliki buah yang berderet sepanjang cabang. Dengan catatan, tanaman mendapat nutrisi yang cukup dan tidak diterpa hujan.
Salah satu primadona di kebun Ridwan adalah UCR 143-36, tin hasil pengembangan University of California, Riverside, yang juga dikenal dengan nama emerald strawberry. ’’Bobotnya bisa sampai 100 g per buah,” ucapnya. Selain itu, jenis tin yang kerap diperjualbelikan buahnya adalah Taiwan golden fig atau TGF jumbo yang berwarna merah gelap.
Photo
BUAH TIN. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
---
CERMAT BERSIAP MENANAM TIN
Di lapak daring, tanaman tin ditawarkan dengan banyak pilihan. Harganya pun beragam. Sebelum menjatuhkan pilihan, berikut tips yang perlu diperhatikan.
• Riset lebih dulu. Tanya rekomendasi kepada pekebun yang lebih berpengalaman dan googling jenis yang akan dibeli.
• Cari tin yang dikembangkan di tempat beriklim hangat. Tin yang dibudidayakan di tempat dingin biasanya tidak tumbuh optimal di Indonesia.
• Pilih tanaman tin hasil grafting, bukan cangkok. Tanaman hasil grafting memiliki perakaran yang lebih baik. Sebab, batang bawah biasanya dipilih dari jenis yang memiliki perakaran kuat.
• Beli di penjual yang bonafide. Jika memungkinkan, cari yang lokasinya dekat, sehingga tanaman tidak stres karena perjalanan terlalu panjang.
MEMBUAT TIN BERBUAH
Photo
BUAH TIN. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
Photo
BUAH TIN. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
