
hoax foto bom
JawaPos.com - Foto yang aneh-aneh kembali menghiasi beranda Twitter. Gambar kali ini menunjukkan dua anak yang sedang berfoto dengan latar belakang mirip ledakan bom nuklir. Sembari tersenyum, keduanya seolah sengaja membelakangi ledakan yang berbentuk payung jamur itu.
’’1950s photobomb,” tulis akun Darwin Award (@AwardsDarwin) pada 14 Oktober lalu. Foto tersebut telah di-like lebih dari 3.000 kali dan di-retweet hingga 500 kali. Foto itu tentu menimbulkan pertanyaan. Mengapa areal di dekat ledakan bom bisa didekati, bahkan digunakan untuk berfoto.
Saat ditelusuri, akun Darwin Award ternyata akun parodi. Gambar dua bocah yang membelakangi ledakan bom itu adalah hasil gabungan dua foto yang berbeda. Situs pencari fakta hoaxeye.com juga pernah membahas foto tersebut.
Menurut Hoax Eye, foto ledakan bom diambil dari uji coba senjata nuklir Upshot-Knothole Grable pada 1953 oleh Pemerintah Federal Amerika Serikat. Anda dapat melihat gambar aslinya di bit.ly/RekayasaPhotoBom.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022