
Photo
JawaPos.com - Banyak kejadian besar di seluruh dunia saat ini kerap ditunggangi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi atau memperkeruh suasana dengan menyebar hoaks atau berita bohong. Hoaks sangat sulit dihindari. Oleh karena itu, saat ini kita sendiri yang menjadi filter atas kemungkinan paparan berita bohong.
Seperti juga banyak kejadian besar lainnya, konflik antara Rusia-Ukraina tak luput untuk dijadikan bahan hoaks. Apa pun dilakukan, termasuk memanfaatkan cuplikan video game oleh mereka yang memang sengaja ingin mempersulit situasi di tengah konflik dua negara yang pernah bersatu di bawah Uni Soviet itu.
Mewarnai konflik ini, cuplikan game ARMA 3 beredar di media sosial dan dikemas seolah-olah ini adalah kejadian nyata dari perang kedua negara tersebut. Beredar video baku tembak yang merupakan gameplay dari game ARMA 3 dan diberikan narasi bahwa video tersebut merupakan situasi terkini konflik Rusia-Ukraina.
Gerak cepat, pihak pengembang game melalui akun Twitter resminya sudah mengonfirmasi hal ini dan memastikan gambar yang beredar luas itu adalah hoaks. Sempat beredar luas di Facebook dan beberapa platform media sosial (medsos) lainnya, tampak cuplikan yang menunjukkan pesawat menyerang sebuah pemukiman yang disebut sebagai aksi perang Rusia-Ukraina.
Parahnya lagi, hoaks ini sudah disaksikan oleh ratusan ribu orang di seluruh dunia. Sementara itu, dikutip dari Gamerant, dalam deskripsinya, pengguna media sosial menyebut kalau rekaman tersebut merupakan situasi konflik yang sedang berlangsung antara Rusia-Ukraina. Dikatakan juga bahwa cuplikan game ini merupakan aksi militer Ukraina yang sedang mencegat pesawat tempur Rusia.
Di akun Twitter resmi ARMA 3 juga telah meminta komunitasnya untuk berhati-hati terhadap video-video game mereka yang beredar dan diklaim sebagai situasi konflik Ukraina. "Kami tetap terhubung dengan media untuk membantu cek fakta video-video tersebut," cuit Twitter resmi ARMA 3 di @Arma3official.
Sementara itu, laman PCGamer melaporkan kalau hal ini bukan kali pertama terjadi di mana game ARMA 3 digunakan untuk membuat sebuah video berita palsu. Dalam konflik 2021 lalu antara Pakistan dan Afghanistan, cuplikan serupa game itu diklaim oleh beberapa media India, sebagai bukti pasukan Taliban yang didukung Pakistan, meluncurkan serangan udara terhadap Afghanistan dan konflik di Syria pada 2018 lalu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
