Masjid Sunda Kelapa Jakarta. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com).
JawaPos.com - Berdiri di atas lahan seluas 9.920 meter persegi, Masjid Agung Sunda Kelapa Senin (23/2) sore itu begitu megah dan meriah. Ini karena salah satu rumah ibadah legendaris di kawasan Jakarta itu bersolek di bulan Ramadhan. Pernah-pernik khas Ramadhan terpampang di sepanjang kawasan mesjid, yang dibangun1960-an silam.
Di tengah deretan perkantoran, kedutaan besar, dan berdekatan dengan rumah-rumah pejabat negeri, masjid ini menjelma menjadi titik singgah spiritual bagi para pekerja yang melintas saban hari. Letaknya yang strategis membuatnya tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi ruang transit yang hangat bagi mereka yang ingin menepi sejenak dari hiruk pikuk ibu kota.
Selama satu bulan penuh, rangkaian kegiatan Ramadhan digelar secara intensif di masjid ini. Nujhan, Staf Sekretariat Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa, menjelaskan berbagai kegiatan disajikan untuk para jamaah, mulai dari buka puasa dan juga penyediaan sahur ketika sepuluh malam terakhir.
“Di lain itu, juga menyediakan kajian rutin setiap shalat, sebelum shalat tarawih. Terus juga ada tadarus bersama, pesantren kilat, beserta pemberian sembako melalui Unit Pengumpul Zakat bagi jamaah Sunda Kelapa yang kita pilih sebagai tidak mampu," kata Nujhan ditemui JawaPos.com di lingkungan masjid.
Pelayanan buka puasa menjadi salah satu program utama yang paling dinanti. Setiap hari, ratusan hingga ribuan kotak makanan dibagikan kepada jamaah yang datang.
“Untuk iftar itu disediakan kita total perkiraan 1.000 boks kurang lebih segitu. Jadi melihat situasi dan kondisi jika ramai lebih dari seribu, itu tergantung hari. Kalau weekend kita tambah, kalau hari ganjil 10 malam terakhir di hari ganjil juga kita tambah,” ujar Nujhan.
Lonjakan jamaah biasanya terjadi pada akhir pekan dan malam-malam ganjil pada hari terakhir Ramadan. Tak hanya orang dewasa yang meramaikan masjid, anak-anak pun mendapat ruang pembinaan melalui program pesantren kilat. Kegiatan ini menyasar pelajar usia sembilan tahun ke atas, terutama mereka yang tengah menikmati libur sekolah.
“Mereka yang di sekolahnya libur atau pulang dari sekolah, mereka kita bekali dengan pesantren kilat di sini. Nah di sini terbuka untuk pendaftaran umum, jadi yang mengikuti kegiatan ini dari anak-anak SMP kebanyakannya,” jelas Nujhan.
Menjelang salat tarawih, jamaah disuguhkan siraman rohani melalui kajian khusus Ramadhan. Materi yang disampaikan dirancang untuk memperkaya pemahaman keislaman sekaligus memperkuat kekhusyukan ibadah malam.
“Nama kajiannya kajian tarawih atau ceramah tarawih,” tutur Nujhan.
Di sepuluh malam terakhir, suasana masjid kian semarak. Selain menyediakan sahur bagi jamaah yang beriktikaf, pengurus juga meningkatkan jumlah porsi buka puasa. Malam-malam ganjil yang diyakini memiliki keutamaan lebih menjadi momentum bagi jamaah untuk memperbanyak ibadah, mulai dari tadarus hingga qiyamul lail.
Tak hanya itu, Ramadhan di Masjid Sunda Kelapa juga diwarnai kolaborasi dengan berbagai pihak. Nujhan mengungkapkan, selama Ramadhan banyak pihak yang ingin meramaikan kegiatan di lingkungan masjid yang dihadirkan untuk memfasilitasi para jamaah.
"Selain dari pelayanan jamaah berbuka puasa secara gratis, kami juga menyediakan bazar UMKM," urainya.
Tak hanya itu, kemeriahan Ramadhan semakin terasa dengan dukungan pemerintah daerah dan lembaga zakat. Pengurus masjid berkolaborasi dengan Wali Kota Jakarta Pusat serta BAZNAS untuk menggelar Festival Bedug dan berbagai kegiatan sosial. Sinergi ini memperkuat peran masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan umat.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
