
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyampaikan telah menyiapkan sebanyak 4 ruas jalan tol fungsional selama periode mudik lebaran tahun 2024. (Dok. Jasa Marga)
Selain juga agar jangan menggunakan ban gundul atau vulkanisir, karena risikonya tinggi. Banyak kasus kecelakaan di jalan tol karena dipicu oleh fenomena aquaplaning, yakni ketika ban tidak bisa mencengkeram dengan kuat karena jalanan yang basah, atau karena ban-nya gundul. Apalagi, menurut prediksi BMKG, mudik pada tahun 2024 akan diwarnai oleh fenomena cuaca ekstrem.
3. Siapkan Saldo Kartu Tol Demi Menghindari Penumpukan Kendaraan
Mungkin hal ini tampak sepele, namun Jasa Marga mencatat terdapat 28.000 pengguna tol mengalami "saldo kurang". Saat saldo kurang, otomatis ada waktu jeda bagi pengguna untuk mengisi saldo kartu tolnya. Ingat, karena sistem transaksi tertutup, konsumen tidak bisa meminjam kartu tol milik pengguna tol lainnya, sehingga konsekuensinya harus top-up di pintu tol.
Dampaknya kendaraan di belakangnya tidak bisa lewat dan akhirnya memicu kemacetan panjang. Oleh karena itu, pemudik harus memastikan bahwa saldo kartu tolnya cukup, apalagi saat ini beberapa ruas jalan tol di Trans-Jawa sudah mengalami kenaikan tarif, mulai ruas Jakarta-Cikampek sampai ruas Surabaya-Gresik. Pengguna harus mengisi (top-up) kartu tolnya, setidaknya 30-40 persen dari tarif semula, untuk mengantisipasi kekurangan saldo.
4. Perhatikan Kondisi Sekitar Jalan Tol
Terakhir, pengguna tol sebaiknya melakukan manuver untuk berpindah ke jalan arteri (jalan nontol), jika jalan tol benar-benar sudah stagnan, tak bergerak, termasuk beristirahat di rest area di kawasan non-tol.
Begitupun saat di rest area, usahakan tidak lebih dari 30 menit, agar bisa bergantian dengan pengguna tol lainnya. Salah satu pemicu utama kemacetan di jalan tol adalah aktivitas dan mobilitas di rest area. Untuk mengantisipasi hal ini, diharapkan pengguna jalan tol sudah menyediakan logistik yang cukup untuk bekal di perjalanan. Transaksi pembelian yang lama (karena antre) memicu penumpukan di rest area dan pada akhirnya menimbulkan kemacetan di jalan tol.
Dengan demikian, masyarakat perlu menerapkan langkah mitigasi di atas agar mudik lebaran 2024 mencapai titik aman, nyaman, dan selamat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
