
Ilustrasi gambar menggunakan Softlens (Sumber Foto : Freepik)
JawaPos.com – Penggunaan contact lens atau yang biasa di sebut Softlens memang sudah tidak asing lagi.
Pasalnya ini menjadi salah satu pilihan sebagian orang yang mengalami gangguan penglihatan selain menggunakan kacamata atau hanya sekedar sebagai gaya hidup.
Lantas, bagaimana hukum menggunakan Softlens saat berpuasa?
Saat menjalankan puasa terutama di bulan Ramadhan, dilansir melalui Jatim Nu, sebagaimana diketahui bahwa orang yang berpuasa diharuskan menjaga diri agar tidak sampai memasukkan sesuatu kedalam lubang-lubang ditubuh, seperti mulut, hidung, telinga dan dua lubang kemaluan.
Menurut Syekh Said bin Muhammad Ba’asyin
Dalam keterangan yang disampaikan oleh Syekh Said bin Muhammad Ba’asyin, seorang ulama yang bermazhab Syafi’I dalam kita Busyral Karim menjelaskan bahwa mata tidak termasuk ke dalam kategori lubang yang dijaga selama seseorang sedang berpuasa sebab mata tidak termasuk lubang yang terbuka.
Hal ini sebagaimana yang tertera dalam keterangan berikut yang disadur dari Kitab Busyral Karim bi Syarhil Muqaddumah Al Hadramiyyah :
“(Keempat adalah menahan diri dari masuknya suatu benda ke dalam lubang seperti bagian dalam telinga dan lubang kemaluan dengan syarat masuk melalui lubang terbuka)... Di luar dari pengertian ‘melalui lubang terbuka’, masuknya sebuah benda melalui lubang yang tidak terbuka,” (Lihat Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin, Busyral Karim bi Syarhil Muqaddimah Al-Hadhramiyyah, [Beirut, Darul Fikr: 1433-1434 H/2012 M], juz II, hal. 460-461).
Menurut Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alwi Abbas Al-Maliki
Kedua ulama ini mengulas perbedaan pendapat para ulama dalam Ibanatul Ahkam dalam menyikapi hadits yang diriwayatkan oleh Sayyidatina Aisyah RA yang berisi tentang bercelaknya Rasulullah pada saat berpuasa.
Menurut keduanya, bercelak tidak membatalkan puasa seseorang karena mata bukan lubang yang harus dipelihara. Hal ini sebagaimana yang tertera dalam keterangan berikut :
"Puasa seseorang menjadi batal karena sesuatu yang masuk ke dalam tubuhnya melalui lubang seperti mulut dan hidung. Oleh karena itu, hukum tindakan berlebihan dalam berkumur dan menghirup air ke dalam hidung makruh bagi orang yang berpuasa. Sedangkan mata bukan lubang yang lazim. Oleh karenanya, tindakan bercelak oleh orang yang berpuasa tidak membatalkan puasanya,” (Lihat Syekh Hasan Sulaiman An-Nuri dan Syekh Alawi Abbas Al-Maliki, Ibanatul Ahkam, [Beirut, Darul Fikr: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz II, halaman 303).
Pada keterangan yang sama, keduanya mengangkat perbedaan pendapat antar ulama perihal bercelak di siang hari saat sedang berpuasa, dalam keteranganya menyebutkan bahwa Mazhab Syafi’i dan Mahzhab Hanafi mengatakan orang yang sedang berpuasa boleh bercelak mata dan puasanya tidak batal baik celak itu terasa di tenggorokan atau tidak terasa.
Menurut Ulama Syafi’yah
Berbeda dengan pandangan beberapa ulama diatas, menurut ulama Syafi’iyah bercelak di siang hari termasuk menyalahi keutamaan (khilaful aula).
Bahkan Madzhab Maliki dan Hambali justru lebih keras lagi yakni puasa seseorang bisa batal jika bahan materialnya terasa di lidah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
