
Satu keluarga memanfaatkan waktu ngabuburit dengan berkereta kuda.
JawaPos.com - Banyak cara orang untuk menunggu waktu berbuka puasa atau yang lazim disebut ngabuburit. Di Kepanjen, Kabupaten Malang, ada yang memanfaatkan ngabuburit dengan berkuda.
Jangan dibayangkan seperti pacuan kuda. Melainkan, naik kereta dengan potongan klasik. Kemudian, ditarik dengan seekor kuda gagah.
Pemandangan seperti itu bisa ditemukan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Dua kereta yang ditarik masing-masing seekor kuda tampak dipenuhi dengan penumpang.
Mereka berkeliling di stadion yang menjadi home base tim sepakbola kebanggaan Malang, Arema. Dengan kereta kuda, berkeliling di bagian luar stadion.
Salah satu warga yang berkuda dengan kereta kencana adalah Mulyati, 40. Dia datang dengan suami dan dua anaknya.
Mulyati bercerita, menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa dengan beraktivitas di luar rumah sudah menjadi kebiasaan rutin keluarganya. Alasannya, agar tidak bosan jika hanya di rumah.
"Nah kebetulan sekarang pingin mencoba keliling dengan kereta kuda. Ternyata asyik juga ya," katanya kepada JawaPos.com, Kamis (31/5), usai naik kereta kuda.
Pemilik kereta kuda, Patekur, 63, menjelaskan, biasanya menjelang berbuka cukup banyak warga yang memanfaatkan jasa kereta kuda miliknya. Hari ini saja sudah ada 20 orang yang dia antarkan berkeliling.
"Ramai juga ketika menjelang berbuka puasa. Tapi lebih ramai kalau usai tarawih," kata laki-laki ini dengan bahasa Jawa berlogat Madura.
Jumlah pengguna jasa kereta kudanya semakin ramai ketika hari Jumat hingga Senin. Biasanya, yang naik lebih dari 70 orang.
Jika ingin naik kereta kuda, cukup merogoh kocek Rp 20 ribu. Sebanyak empat orang bisa naik di atas kereta kuda tersebut. Selanjutnya, akan dibawa berkeliling sebanyak dua putaran di areal luar stadion.
Sudah 13 tahun dia menjadi kusir kereta kuda. Biasanya, menjadi kusir dokar di Pasar Kepanjen. Tidak heran jika dia piawai mengendalikan hewan bersurai itu.
Kudanya juga bersih dan bulunya halus. Ini karena setiap hari dimandikan dengan menghabiskan satu botol shampo.
"Kalau di Stadion Kanjuruhan kan yang naik orangnya cantik-cantik, ganteng, ingin rekreasi memang jadi kuda saya harus bersih juga," katanya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
