
Kakorlantas Irjen Royke Lumowa (tengah) saat bersepeda memantau jalur mudik di Jawa Tengah.
JawaPos.com – Tantangan Korps Lalu Lintas (Korlantas) setiap mudik Lebaran adalah memastikan arus berjalan lancar. Apalagi, pada tahun ini diprediksi ada 45 ribu kendaraan yang akan mudik dari Jakarta. Korlantas harus tahu betul seluk beluk jalan yang dilewati supaya bisa mencari pengalihan arus.
Kakorlantas Irjen Royke Lumowa memilih untuk bersepeda saat memantau jalur mudik, Sabtu (2/6). Dia nggowes di jalan tol sepanjang 104 km. Tidak percuma, berbagai rencana rekayasa berhasil didapatkan. "Dari pada Naik mobil, sulit untuk mengetahui kondisi dengan detil,’’ ujarnya.
Kakorlantas mengayuh sepedanya dalam tiga tahap. Pertama dari jalan tol Kendal-Krapyak sejauh 34 km. Yang kedua, jalan tol Salatiga-Colomadu sejauh 32,5 km. Terakhir, Jalan tol Wilangan- Kertosono sejauh 38 km.
Pantauan Jawa Pos, hampir di setiap tahap bersepeda dia selalu berada di depan. Jajarannya mengikuti dari belakang juga dengan bersepeda. Terkadang, dia berhenti lantas memantau kondisi jalan tol. Debu jalanan yang tebal tidak menghentikannya memantau kondisi jalan.
Irjen Royke menuturkan, bahwa debu jalanan yang tebal ini nanti akan dihilangkan dengan melakukan penyiraman. Sehingga, pengemudi yang mudik tidak terganggu jarak pandangannya. "Ini harus disiram air sepanjang jalan," paparnya.
Setelah bersepeda, dia kerap berdiskusi dengan jajarannya. Menurutnya, salah satu rekayasa yang perlu dilakukan adalah mengalirkan arus dari jembatan Kalikuto di Jalan Tol Kendal. "Karena belum jadi dan jembatan Kali Kenteng elevasinya terlalu tinggi," papar Royke kepada Jawa Pos.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kakorlantas Polri Irjen Royke Lumowa mengecek persiapan jalur mudik. Dimulai pada Jumat (1/6) hingga Minggu (3/6). Untuk hari pertama, Kakorlantas mengunjungi Jalan Tol Batang- Semarang. Tepatnya Jembatan Kalikuto yang diprediksi belum kelar hingga puncak arus mudik. Yakni, 8-10 Juni nanti.
Irjen Royke menuturkan, jembatan itu diprediksi menjadi titik kemacetan krusial saat arus mudik lebaran 2018. Sebab, penyelesaian pembangunan jembatan tak bisa dikebut karena baru bisa dilakukan beberapa hari setelah puncak arus mudik. ”Penyelesaian pembangunan jembatan Kalikuto ini sekitar 12 Juni atau 13 Juni,” terangnya.
Itulah kenapa, dibutuhkan penanganan ekstra untuk Kalikuto. Korlantas akan menyiapkan rekayasa lalu lintas supaya kemacetan bisa terurai. Salah satu cara yang diandalkan adalah, pengalihan arus. ”Sebelum jembatan, kami arahkan ke kiri menuju jalan arteri hingga menembus ke Jalan Pantura,” terangnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
