Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Maret 2025 | 02.10 WIB

Kultum Hari Ini, Rabu (12/3): Tidurnya Orang yang Berpuasa Bernilai Ibadah

Amirsyah Tambunan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI. (Dok. Pribadi) - Image

Amirsyah Tambunan, Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI. (Dok. Pribadi)


اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

Izinkan pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan kultum dengan sebuah tema yaitu Tidurnya Orang yang Berpuasa Bernilai Ibadah.

Ibadah yang dimaksud di sini ada dua. Ada ibadah yang bersifat umum atau ibadah ammah, dan yang kedua adalah ibadah khusus atau ibadah khossoh.

Tidur merupakan rangkaian dari ibadah umum untuk kita mampu melakukan ibadah khusus dengan prima, atau supaya kita lebih memiliki kesehatan fisik dan mental, atau supaya ibadah yang kita laksanakan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, sesempurna sempurnanya.

Sekarang yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah, bagaimana caranya supaya tidur itu bernilai ibadah ? Apakah orang yang tidur seharian supaya tidak merasa lapar dan haus ? Atau tidur sementara untuk memperkuat fisik dan mentalnya supaya lebih kuat dalam melaksanakan ibadah puasa seharian ?

Tentang tidur ini, tentu kita harus pilih yang terbaik dari yang terbaik sesuai dengan keadaan diri kita masing-masing. Tidur yang berkualitas itu yang mampu meningkatkan imunitas sekaligus juga tidur dapat meningkatkan kualitas ibadah.

Para ahli kedokteran menyatakan bahwa orang yang tidurnya pulas, dapat meningkatkan imunitas fisik yang luar biasa.

Namun, orang yang berpuasa tentu kesehariannya tidak harus berlemas-lemas diri, bermalas malasan. Yang biasa-biasa aja, tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa.Orang yang berpuasa harus menampakkan fisik dan mental memang kuat, tahan menghadapi situasi dan kondisi apapun.

Ketika kita mau beristirahat tidur supaya bernilai ibadah, maka kita jangan lupa untuk membaca doa.

'Bismikallahumma ahyaa wa bismika amuut'.

Artinya: Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati'.

Dengan membaca doa tidur dan berniat tidur agar bisa lebih menyempurnakan kewajiban melaksakan ibadah, maka tidur kita akan bernilai ibadah.

Dan ketika kita bangun tidur,kita membaca doa.

'Alhamdullillahilladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.

Artinya: Segala puji bagi Allah, yang telah membangunkan kami setelah menidurkan kami, dan kepada-Nya lah kami dibangkitkan

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore