Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 19.30 WIB

Sering Kecelakaan, Kemenhub Pantau Bus Pariwisata Selama Arus Mudik

Sejumlah calon penumpan menunggu kedatangan bus AKAP di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (23/12/2021). Memasuki periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, suasana di terminal tersebut mulai ramai penumpang dengan tujuan kota-kota besar. Foto: Der - Image

Sejumlah calon penumpan menunggu kedatangan bus AKAP di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Kamis (23/12/2021). Memasuki periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, suasana di terminal tersebut mulai ramai penumpang dengan tujuan kota-kota besar. Foto: Der

JawaPos.com – Pemerintah terus menyiapkan layanan angkutan mudik gratis untuk menyambut Lebaran 2023.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Suharto mengungkapkan, pihaknya sudah membuka layanan mudik gratis dengan bus sejak 13 Maret lalu.

Dalam kurun waktu sebelas menit pertama, layanan tersebut langsung diserbu sekitar seribu pendaftar. ”Dan, untuk saat ini, kuota yang kami sediakan sudah habis,” ujarnya kemarin (3/4).

Karena itu, pihaknya terus berkolaborasi dengan kementerian atau lembaga lain yang juga menyediakan layanan mudik gratis. Yakni, dengan membuat aplikasi Mitra Darat. Melalui aplikasi berbasis NIK tersebut, diharapkan tidak terjadi duplikasi pendaftar di tempat lain.

Direktur Sarana Transportasi Jalan Danto menambahkan, pada masa angkutan Lebaran ini, pihaknya menargetkan melakukan ramp check terhadap 30 ribu bus. Dari jumlah itu, sekitar 16 ribu adalah bus pariwisata. Hal tersebut sengaja dilakukan karena bus pariwisata sering terlibat kecelakaan.

Senior Investigator KNKT Achmad Wildan mengungkapkan, berdasar hasil investigasi, pola kecelakaan bus pariwisata selalu berulang. Ada dua karakteristik yang menjadi titik masuk terjadinya kecelakaan. ”Penyebab kecelakaan bus pariwisata itu, kalau tidak pengemudinya ngantuk karena kelelahan tiga hari dua malam menyetir, ya karena dia tidak paham jalan,” ucapnya.

Pada bagian lain, pemerintah memutuskan memperpanjang status kedaruratan Covid-19. Hal itu diputuskan setelah rapat tingkat menteri yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy di Jakarta kemarin (3/4).

Muhadjir mengatakan, perubahan status ke endemi bakal diputuskan setelah melihat perkembangan Covid-19 hingga Mei mendatang. (gih/wan/mia/c17/oni)

---

SEPUTAR RAMP CHECK

  • Dilakukan sejak 27 Februari hingga 13 April 2023.
  • Melibatkan tim yang minimal ada unsur penguji kendaraan bermotor.
  • Dilakukan terhadap setiap bus yang masuk terminal.
  • Data hasil ramp check akan diinput ke Mitra Darat secara real time.
  • Masa berlaku stiker ramp check mulai H-8 hingga H+8.
Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore