Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 April 2024 | 00.51 WIB

Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunah yang Diajarkan Rasulullah

Ilustrasi warga berdoa di makam keluarga saat ziarah kubur. - Image

Ilustrasi warga berdoa di makam keluarga saat ziarah kubur.

JawaPos.com–Ziarah kubur termasuk di antara amal yang dianjurkan dalam Islam. Mengunjungi makam lalu melantunkan zikir dan doa-doa menjadi sarana (wasilah) seorang hamba untuk menghormati para pendahulu, mendoakan mereka, atau merenungi hidup yang kelak pasti akan berakhir.

Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan umat Islam untuk melakukan ziarah kubur. Ada doa-doa yang diajarkan untuk dibaca saat melakukan ziarah kubur. 

Sejatinya doa apa saja yang baik dapat dibaca saat ziarah kubur. Baik yang bersumber dari Alquran, hadis, para ulama saleh, bahkan yang dibuat sendiri dalam bahasa Indonesia atau bahasa lain yang dipahami.

Rasulullah termasuk orang yang tak hanya mempraktikkan ziarah kubur tapi mengajarkan apa yang hendaknya dibaca saat berkunjung ke tempat pembaringan terakhir itu. Dilansir dari nu.or.id dalam sahih Muslim dipaparkan bahwa setiap kali keluar rumah pada akhir malam menuju Baqi’ (makam para sahabat di Madinah), Rasulullah menyapa penduduk makam dengan kalimat sebagai berikut:


السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ 
Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn 
Artinya: Assalamualaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insya Allah akan menyusul kalian

Usai membaca salam, Rasulullah lalu menyambungnya dengan berdoa Ya Allah, ampunilah orang-orang yang disemayamkan di Baqi’. Doa itu bisa diganti dengan memohon ampun kepada para ahli kubur tempat peziarah berkunjung.

Istri Baginda Nabi, Siti Aisyah, pernah bertanya tentang apa yang seharusnya dibaca kala pergi ke kuburan. Rasulullah mengajarkan bacaan dengan redaksi lain, namun dengan substansi yang tetap mirip. Yakni mengucapkan salam, mendoakan kebaikan bagi ahli kubur, dan menyadari bahwa peziarah pun suatu saat akan berbaring di dalam tanah. Berikut jawaban Rasulullah:
السَّلامُ على أهْلِ الدّيارِ مِنَ المُؤْمنينَ وَالمُسْلمينَ وَيَرْحَمُ اللَّهُ المُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالمُسْتأخِرِين وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحِقُونَ 
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarhamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn 

Artinya: Assalamualaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan yang telah mendahului dan akan menyusul kami. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian

Ziarah dianjurkan dilaksanakan sesering mungkin dan diutamakan ke kuburan orang-orang saleh. Adapun berikut ini adalah sejumlah lafal yang dapat dibaca seseorang untuk mendoakan kedua orang tuanya yang sudah tiada. Dikutip dari nu.or.id.

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا 

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.  

Artinya: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangil keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil. 

Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunah Rasulullah

Berikut doa yang dilansir dari bnp.jambiprov.go.id.

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَلَاحِقُونَ أَسْأَلُ اللهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore