
TANPA SPBU: Rest Area KM 275A di Tegal, Jawa Tengah, Kamis (7/3). Pengguna tol bisa mengisi ulang saldo e-toll di tempat ini.
Rest Area Km 252A dan Km 275A memang terbilang kecil. Namun, keberadaannya tetap penting. Terutama saat rest area yang lebih besar sudah padat kendaraan.
ILHAM WANCOKO, Brebes-Tegal
---
REST Area Km 252A dan Km 275A rasanya pantas dimasukkan daftar cadangan tempat istirahat di jalan tol. Sebab, dua rest area itu tergolong kecil. Rest Area Km 252A terletak di tol Pejagan–Pemalang, Brebes. Sedangkan satunya lagi terletak di ruas tol Tegal–Cilacap.
Akses masuk Rest Area Km 252A hanya dua lajur. Satu lajur untuk kendaraan besar dan satunya untuk kendaraan kecil. Namun, kendaraan besar diparkir di area depan. Sebab, rest area itu tidak memiliki area belakang seperti yang lain. Yang tampak menyegarkan adalah banyaknya pepohonan di sekitar rest area. Cukup untuk mendinginkan suasana.
Fasilitas rest area tersebut memang tidak selengkap yang lain. Tidak ada SPBU. Hanya ada restoran, outlet UMKM, toilet, dan masjid yang lokasinya ’’mewah’’ alias mepet sawah. Pemandangan itu memberikan kesegaran dalam perjalanan di jalan tol.
Saat Jawa Pos menyambangi area belakang masjid, ternyata banyak orang duduk-duduk sembari memandang persawahan. Memang terkadang butuh pemandangan semacam itu untuk melepas penat. Saat berkeliling, ada satu yang tampak menonjol. Yakni, tempat sampah khusus botol yang dinamai bank botol. Bentuknya kotak. Terbuat dari besi yang dilas. Pada bagian atas terdapat lubang untuk memasukkan sampah botol. Memang hanya botol bekas yang bisa dimasukkan. Pengguna tol sepertinya diedukasi untuk memisahkan sampah botol.
Dari lokasi tersebut, Jawa Pos mengunjungi Rest Area Km 275A. Wilayahnya sudah masuk Tegal. Akses masuknya hampir sama dengan rest area lainnya. Namun, tidak ada pembagian untuk kendaraan besar dan kecil. Sebab, rest area itu tidak luas. Lokasi parkir berada di depan rest area. Semua kendaraan boleh parkir di situ. Baik kendaraan besar maupun kecil.
BERDAYAKAN UMKM: Ibu Urip, penjual telur asin di Rest Area Km 252 Pejagan-Pemalang, Kamis (7/3).
Untuk fasilitasnya, terdapat minimarket, toilet, food court, tempat ibadah, dan pengisian saldo e-toll. Salah seorang pengunjung rest area, Rudi Sunyoto, mengatakan bahwa dirinya sebenarnya tidak berencana istirahat di rest area tersebut. Namun, karena beberapa kali kelewatan masuk rest area lain, akhirnya dia singgah di rest area itu. ”Yang penting bisa istirahat,” ujarnya.
Menurut dia, fasilitas di rest area tersebut sebenarnya cukup. Tapi, melihat area parkirnya yang terbatas, tentunya pantas disebut cadangan. ”Kalau isi bensin di tempat lain. Sebab, di sini nggak ada,” jelas pengguna jalan tol yang menuju ke Solo tersebut.
Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijawarno mengatakan, sesuai regulasi, rest area harus ada setiap 20 kilometer jalan tol. Karena itu, bagaimanapun bentuk dan luasannya, rest area tetap penting. ”Agar pengguna jalan tol tetap memiliki pilihan beristirahat,” katanya. (*/c7/oni)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
