FASILITAS LENGKAP: Rest area km 19A tol Jakarta-Cikampek dilengkapi berbagai fasilitas. Di antaranya, masjid, SPBU, restoran, minimarket, dan ATM.
Salah satu bagian penting dalam perencanaan perjalanan pulang kampung, apalagi yang lintas provinsi, adalah di titik mana saja akan beristirahat. Mulai hari ini sampai sehari menjelang Lebaran, kami menyajikan reportase berbagai rest area atau tempat istirahat yang bisa disinggahi, dari Jakarta sampai Banyuwangi.
ILHAM DWI WANCOKO, Jakarta–Bekasi
JIKA Anda memulai perjalanan dari Jakarta, rest area yang bisa menjadi pilihan untuk rehat awal adalah Km 19A. Fasilitas yang lengkap di tempat singgah yang berada di tol Jakarta–Cikampek itu membuatnya menjadi area nyaman untuk beristirahat.
Ada beragam restoran dan kedai kopi untuk mengisi perut dan santai sejenak di rest area yang secara administratif masuk wilayah Bekasi Jaya, Kota Bekasi, tersebut. Juga, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Toiletnya pun sangat bersih dan dicat warna-warni. Jauh sekali dari stereotipe toilet di tempat publik pada umumnya.
Hanya, yang menjadi catatan, tempat parkir kendaraan terbilang cukup padat, bahkan di hari biasa seperti pada Rabu (6/3) saat Jawa Pos yang berangkat dari Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, singgah di sana. Itu tak terlepas dari penataan tempat parkir yang terletak di sekitar area bangunan pertokoan dan restoran.
Di satu sisi memang cukup memudahkan pengguna kendaraan untuk lebih cepat berbelanja atau makan. Namun, di sisi lain, akses lalu-lalang sedikit terhalang. Saat ada dua mobil yang berpapasan, salah satu harus mengalah dulu.
Djoko Setijawarno dari Masyarakat Transportasi Indonesia menuturkan, Rest Area Km 19A memang bisa menjadi pilihan untuk pemudik dari Jakarta yang ingin istirahat lebih awal.
”Sekaligus biasanya jadi pilihan istirahat bagi pemudik dari daerah yang cukup jauh dari Jakarta seperti Tangerang,” katanya kepada Jawa Pos.
Rest Area Km 19A termasuk rest area model lama. Yang tentu saja pembangunannya memang dilakukan dengan konsep lama. ”Seperti parkir yang berada di sekitar pertokoan,” ujarnya.
Rest area dengan konsep baru, tambahnya, biasanya memisahkan parkir dengan bangunan pertokoan atau restoran. Kondisinya lebih tertata dalam mengantisipasi kepadatan. ”Kalau zaman dulu kan konsep seperti ini belum terpikirkan,” terangnya.
Menurut dia, karena aktivitas mudik atau balik dalam setahun hanya tiga hari sampai seminggu, otomatis rest area tidak didesain untuk kepentingan tersebut. ”Rest area didesain untuk aktivitas istirahat dalam perjalanan secara umum,” jelasnya.
Namun, lanjutnya, saat mudik, tetap saja rest area menjadi titik penting. Untuk mengistirahatkan mobil dan badan atau melengkapi perbekalan. Karena itu, pemudik harus pintar-pintar dalam merencanakan perjalanan.
”Di titik mana bakal beristirahat, isi bahan bakar, atau beribadah. Sebab, saat puncak mudik, mereka harus siap bersaing dalam menggunakan rest area. Waktu beristirahat pun dibatasi,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022