
Ilustrasi membaca Alquran. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Malam Nuzulul Quran jatuh pada Senin (18/4) malam. Nuzulul Quran diperingati sebagai peristiwa turun wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril.
Peristiwa ini ditandai dengan turunnya ayat pertama Alquran. Yakni Surat Al Alaq ayat 1–5. Berikut isi surat Al-Alaq
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
iqra` bismi rabbikallażī khalaq
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,
خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ
khalaqal-insāna min 'alaq
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ
iqra` wa rabbukal-akram
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
allażī 'allama bil-qalam
Yang mengajar (manusia) dengan pena.
عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ
'allamal-insāna mā lam ya'lam
Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
Beberapa amalan bisa dilakukan pada malam yang jatuh pada malam ke-17 Ramadan. Salah satunya adalah membaca Alquran. Namun bagaimana bila tak sempat membaca Alquran?
Ketua Dharma Wanita Persatuan Zulfatul Mufidah mengatakan bahwa umat muslim cukup membaca 1 surat Alquran ini.
”Surat Al Fatihah ini dikenal sebagai Ummul Quran atau ibunya Alquran. Mengamalkan surat Al Fatihah luar biasa karena dalam salat pun kita juga membacanya,” kata Zulfatul pada Senin (18/4).
Menurut dia, saat membaca Al Fatihah, seperti sedang berkomunikasi dengan Allah SWT. Sebab dalam bacaan itu, ada permohonan dan ada pemaknaan tentang kehidupan.
”Dalam hadits qudsy, saat membaca surat tersebut, kita sedang berkomunikasi. Bismillahirrahmanirrahim saja kita sudah memuji Allah. Dimensi syukur. Kalau kita pandai bersyukur, ini luar biasa. Allah maha pengasih dan penyayang. Sebab ketika baca bacaan itu, kita berkomunikasi,” papar Zulfatul.
Menurut dia, poin utama dari malam Nuzulul Quran bukan hanya membaca Alquran sebanyak-banyaknya, namun bagaimana meresapi, memaknai, dan memahami ayat-ayatnya.
”Bukan pada baca Quran banyak-banyak tapi bagaimana memaknai dan memahami bacaan itu bukan karena banyak-banyakan. Hadits qudsy, saat baca, Allah menerima bacaan kita dan mendengarkan kita. Harus pelan dan diresapi,” tutur Zulfatul.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
