
Ilustrasi. Refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan mengenai pembiasan cahaya.
JawaPos.com - Saat memakai gaun atau menghadiri sebuah pesta, tentu sangat tidak cocok jika menggunakan kacamata. Tak semua orang juga mau menggunakan kontak lensa untuk membantu penglihatan. Pernahkah mendengar metode lasik?
Laser Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK) merupakan salah satu teknologi bedah refraktif di bidang mata yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kualitas hidup. Namun, masih banyak orang takut melakukan metode ini. Dengan lasik, orang dapat melihat jelas tanpa alat bantu tanpa gangguan refraksi yang merupakan salah satu gangguan penglihatan tersering yang dialami oleh penduduk dunia.
Refraksi merupakan salah satu gangguan penglihatan mengenai pembiasan cahaya. Keadaan saat pembiasan yang tidak dapat difokuskan pada retina meskipun media pembiasannya jernih. Gangguan penglihatan memiliki dampak negatif pada aktivitas harian yang memerlukan fungsi penglihatan seperti mobilitas, keikutsertaan dalam kegiatan sosial dan ranah kualitas hidup lainnya.
"Gangguan penglihatan mengakibatkan berkurangnya kemampuan seseorang untuk melakukan pekerjaan, mengisi waktu luang, atau melakukan aktivitas harian," kata Dokter Spesialis Mata dr. Zoraya Ariefia Feranthy, SpM, dalam konferensi pers, Senin (30/4).
Founder & Ophthalmologist SILC Lasik Center at Klinik Mata Cahaya Tijar, dr. Sophia Pujiastuti, SpM(K), MM, mengatakan kesehatan mata berperan sangat penting dalam kehidupan seseorang. Sebab mata adalah jendela dunia, sebagai pintu masuk informasi.
"Sehingga dengan melihat jelas tanpa alat bantu akan menjadikan hidup lebih berkualitas," kata Sophia.
Dengan begitu banyaknya manfaat Lasik, sayangnya sampai saat ini masih terdapat beberapa hambatan dalam melakukan tindakan lasik, salah satunya adalah biaya yang mahal. SILC Lasik Center memberikan solusi dengan metode pembayaran yang meringankan agar masyarakat yang mengalami gangguan refraksi bisa menjalani lasik dengan harga terjangkau. Sehingga pada akhirnya dapat meningkatan kualitas hidup mereka.
Dia menjelaskan lasik merupakan teknologi bedah refraktif dapat meningkatkan kualitas hidup karena setelah melakukan tindakan lasik pasien tidak lagi tergantung pada alat bantu (kacamata dan lensa kontak). Sehingga pasien akan lebih percaya diri.
"Hal itu memberikan semangat baru, namun dengan begitu banyaknya manfaat lasik, sampai saat ini masih terdapat beberapa hambatan dalam melakukan tindakan lasik, yaitu biaya sangat mahal, takut operasi dan faktor lainnya," tandas Sophia.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
