
INFORMATIF: Para narasumber dalam peluncuran Albusmin, ekstrak ikan gabus, di Jakarta, Selasa (21/11).
JawaPos.com - Keyakinan masyarakat untuk banyak mengonsumsi ikan gabus sebelum operasi, ternyata bukan mitos belaka. Menurut penelitian, ikan gabus memang memiliki banyak albumin yang dapat memperbaiki jaringan-jaringan yang luka.
Kekurangan albumin atau hipoalbumin ditemukan pada pasien dengan kondisi medis kronis seperti penderita kanker, luka akibat pembedahan, luka bakar, gagal ginjal, penyakit hati, penyakit saluran cerna kronik, radang atau infeksi, dan diabetes melitus. Albumin bermanfaat untuk menstabilkan metabolisme di dalam darah.
"Dulu ketika orang mau operasi dikasih ikan gabus. Ternyata setelah dilakukan riset penelitian, ikan gabus itu kadar albuminnya tinggi. Albumin sebagai protein zat nutrisi dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki bekas luka operasi," kata Ahli Obstetri dan Ginekologi dari RSIA Bunda DR Dr Taufik Jamaan SpOG, dalam peluncuran Albusmin, Selasa (21/11).
Untuk memenuhi kekurangan protein, dokter biasanya menyarankan untuk mengonsumsi putih telur. Kebutuhan protein seseorang per hari sebanyak 60 gram. Apabila diasumsikan dengan 1 butir putih telur, hanya mengandung 10 gram protein.
General Manager PT Pharos Indonesia Daniel Thian menjelaskan untuk membantu masyarakat agar tetap sehat dan terpenuhi kebutuhan albuminnya, maka diluncurkanlah Albusmin. Albusmin adalah ekstrak ikan gabus yang mengandung kadar protein tinggi, albumin, asam amino, dan mineral penting lainnya.
"Ikan gabus memiliki kandungan kadar albumin paling tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya karena memiliki kandungan protein (80,55 persen), albumin (33,07 persen), asam amino yang lengkap, serta mikornutrien (zinc, selenium, dan iron)," ujarnya.
Hasil riset dari Fakultas Perikanan Universitas Brawijaya Malang mengungkapkan, kandungan albumin pada ikan gabus paling tinggi dibandingkan dengan sumber albumin yang lain yaitu 62,24 gram/kilogram. Sementara, pada ikan lain atau daging dan telur hanya rata-rata 10 gram/kilogram.
Albumin merupakan bagian dari protein plasma darah yang memiliki banyak peran seperti mengatur tekanan osmotik darah, menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh, sebagai pengangkut nutrsi didalam tubuh, dan membantu memperbaiki kerusakan jaringan sel di dalam tubuh. Albumin juga sangat diperlukan oleh ibu hamil (bumil).
Albumin memegang peranan penting sebagai bagian dalam protein plasma darah yang berfungsi sebagai agen pengangkut nutrisi, misalnya seseorang sudah mendapat asupan makanan yang sehat dan baik, tapi kadar albumin di dalam tubuhnya rendah maka semua nutrisi tersebut tidak bisa terangkut karena tubuhnya kekurangan albumin. (*)

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
