
Ilustrasi
JawaPos.com - Pada pasien batu empedu dengan berat badan normal, dietnya akan berbeda lagi. Pakar Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Lailatul Muniroh memaparkan pada pasien kandung empedu dengan berat badan normal dan kurus, treatmennya sebelum menjalani pengangkatan batu empedu begini, setelah terdiagnosa menderita kandung empedu, pasien akan diberikan Diet Lemak Rendah (DLR) tipe tiga.
Diet tipe ini, takarannya adalah 2050 kkal per hari. Tidak jauh berbeda dengan orang normal, yang mengkonsumsi 2200 kkal perhari. Pasien tetap diharuskan makan makanan yang lunak seperti bubur. Dalam setiap menu, diperbolehkan terdapat satu jenis makanan berlemak. Misalnya lauknya yang di goreng, atau sayurnya saja yang ditumis.
Setelah operasi pengangkatan batu kandung empedu. Diet yang dijalankan juga DLR tipe tiga. Sampai kondisinya memungkinkan untuk makan nasi dan beberapa jenis makanan berlemak lain. ’’Tentunya juga dengan seijin dokter,’’ tambahnya.
Begitu juga bila operasi yang dilakukan, adalah pengangkatan batu dan kandung empedu. Pasien dengan berat badan normal tetap menjalankan DLR tipe tiga. Bila pasien mempunyai mobilitas tinggi. Pola makan juga harus sesuai dengan diet yang sedang dijalankan. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
