Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Februari 2018 | 09.35 WIB

Waspada! Penyakit Sarkoma Kaposi Sudah Masuk Indonesia

Ilustrasi Medis - Image

Ilustrasi Medis

JawaPos.com - Ini patut dijadikan warning bagi seluruh masyarakat. Saat ini, penyakit berbahaya Sarkoma Kaposi yang diakibatkan oleh penyimpangan perilaku seksual sudah merambah ke Indonesia.


Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, Dewi Inong Irana mengungkapkan penyakit tersebut ditemukan oleh kawannya yang juga seorang dokter di daerah Serang, Banten.


"Teman saya itu mendatangi saya dan menunjukkan foto anak tersebut. Nah saya kaget bahwa penyakit Sarkoma Kaposi ini ternyata sudah masuk ke Indonesia," ujarnya saat menjadi narasumber di DPP PAN, Jalan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (1/2), dilansir RMOl Jabar (JawaPos Grup).


Menurutnya, orang yang terkena penyakit Sakorma Kaposi terlebih dahulu terinfeksi virus HIV.


Namun demikian anak laki-laki yang ditemukan di Serang sangat berbedaDia diketahui telah terjangkit Sakorma Kaposi tersebut belum terdeteksi virus HIV dan sekarang anak tersebut sudah meninggal dunia.


"Sebenernya itu bukan penyakit baru. Itu dulu muncul pada penderita HIV yang tidak diobati. Anehnya sekarang muncul dikalangan gay. Jadi harusnya dulu begitu (yang terkena HIV terkena Sarkoma Kaposi juga) tapi sekrang enggak, tanpa HIV pun bisa," jelasnya.


Penykit Sakorma Kaposi pertama kali muncul di kalangan gay di AS, 30% muncul penyakit Sakorma Kaposi dikalangan HIV negatif.


"Penyebabnya perilaku seks menyimpang yang dilakukan antara sesama laki-laki dan mereka menggunaan dubur untuk melakukannya."

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore