Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 September 2018 | 15.25 WIB

Dokter Sebut Ada 5 Masalah Mata yang Sering Dialami Orang Indonesia

Dokter Spesialis Mata dr. Astrianda N. Suryono, SpM(K) dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) saat menghadiri peluncuran ZEISS UVProtect Clear Lenses, kacamata antisinar UV. - Image

Dokter Spesialis Mata dr. Astrianda N. Suryono, SpM(K) dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) saat menghadiri peluncuran ZEISS UVProtect Clear Lenses, kacamata antisinar UV.

JawaPos.com - Mata adalah organ vital dari pancaindra manusia. Kasus kebutaan di Indonesia memang masih menghantui. Selain faktor genetik dan usia, salah satu kebiasaan buruk yakni terpapar sinar ponsel dan ultraviolet juga membuat masalah kesehatan pada mata.


Dokter Spesialis Mata dr. Astrianda N. Suryono, SpM(K) dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menegaskan, kondisi mata masyarakat Indonesia mengalami gangguan kesehatan mata yang cukup tinggi.


"Kalau menatap layar ponsel mata bisa kering dan buram, tapi enggak bikin kanker mata. Itu salah dan memang ada penyebab lain. Dan tidak betul juga jika bisa sampai kejang-kejang," ungkapnya dr. Astrianda dalam peluncuran kacamata antisinar UV, ZEISS UVProtect Clear Lenses, Rabu (19/9).


Maka dia menyebutkan ada lima masalah mata yang paling banyak dihadapi masyarakat Indonesia. Di antaranya, katarak, glaukoma, gangguan refraksi, gangguan retina, dan abnormalitas kornea.


Katarak


Katarak adalah kondisi yang terjadi karena proses penuaan atau degenerasi. Salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan proses katarak terjadi lebih cepat adalah akibat radiasi sinar UV, terlebih fakta bahwa posisi negara Indonesia terletak tepat di garis khatulistiwa yang menjadikan curah sinar matahari begitu tinggi.


Mata yang tidak terlindungi dapat langsung terpapar sinar matahari, sehingga membutuhkan solusi yang membantu mengeliminasi penyebab utama katarak yang sebetulnya dapat dicegah dan diobati. Menggunakan kacamata dengan perlindungan sinar UV dapat menjadi cara yang paling efektif untuk melindungi mata ketika berada di tempat terbuka dalam waktu lama.


Glaukoma


Glaukoma merusak saraf optik yang menunjang penglihatan mata. Ada dua jenis glaukoma, yaitu glaukoma sudut terbuka primer dan glaukoma sudut tertutup. Keduanya bisa disebabkan oleh faktor usia, keturunan, komplikasi hipertensi pada mata, komplikasi diabetes, hingga penyakit mata tertentu.


Gangguan Refraksi


Masalah refraksi mata adalah gangguan penglihatan yang menyebabkan cahaya masuk tidak terpusat langsung ke retina. Gangguan refraksi seperti rabun dekat, rabun jauh, dan cacat mata tua. Seluruh masalah itu biasanya ditangani dengan alat bantu kacamata.


Gangguan Retina


Gangguan pada bagian retina di dalam mata yang bisa berdampak buruk terhadap penglihatan seseorang. Retina adalah sebuah lapisan jaringan yang terdapat di bagian belakang mata. Organ ini berfungsi menerima cahaya.


Abnormalitas Kornea


Kornea adalah lapisan terluar dari bola mata. Kornea terdiri atas beberapa lapisan sel dan jaringan ikat kolagen yang tersusun sedemikian rupa. Abnormalitas bisa terjadi dengan ukuran yang tidak normal atau bisa dipicu dari penyakit lain seperti diabetes.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore