Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Agustus 2018 | 22.15 WIB

Kenali 5 Penyakit yang Ditularkan Virus Tikus, Apa Saja?

Ilustrasi tikus menularkan berbagai virus ke manusia. - Image

Ilustrasi tikus menularkan berbagai virus ke manusia.

JawaPos.com - Sering terlihat di tempat yang kotor, tikus memiliki virus yang bisa menularkan penyakit pada manusia. Terlebih, jika tikus sudah menggentayangi rumah, para penghuni sudah seharusnya waspada akan virus yang mungkin menyebar. Sebab, tikus suka menggerogoti perlengkapan makan hingga makanan di atas meja.


Dalam keterangan tertulis Hello sehat, Jumat (3/8), tikus berbahaya karena bisa menularkan penyakit. Apa saja penyakit dari tikus yang bisa menular ke manusia?


1. Hantavirus


Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) pertama kali ditemukan pada tahun 1993. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Penyakit ini ditularkan oleh jenis tikus rusa, tikus berkaki putih, tikus padi, dan tikus kapas. Penyakit yang disebabkan tikus ini bisa menular ketika Anda menghirup partikel dari urin, kotoran, atau air liur tikus yang ada di udara.


Seseorang juga bisa terinfeksi jika menyentuh atau memakan sesuatu yang bersentuhan dengan tikus. Bila digigit tikus itu juga bisa menjadi salah satu cara penularan virusnya, meskipun kasus digigit tikus jarang terjadi.


Gejala awal HPS sangat mirip dengan gejala flu. Ini bisa termasuk demam, sakit kepala, muntah, diare atau sakit perut. Sekitar 4 hingga 10 hari kemudian, orang yang terkena mungkin juga mengalami batuk, sesak napas, dan penumpukan cairan di paru-paru.

2. Hemorrhagic fever with renal syndrome (HFRS)


Sama seperti hantavirus, HFRS adalah demam yang muncul bersamaan dengan perdarahan (hemoragik) dan disertai sindrom ginjal (HFRS). HFRS termasuk penyakit seperti demam berdarah, demam berdarah epidemik, dan epidemi nephropathia. Penyebaran penyakit lewat tikus ini serupa dengan penyakit hantavirus.


Penyakit ini biasanya berkembang di dalam tubuh mulai dari 2 sampai 8 minggu setelah terkena. Gejala awal bisa ditandai dengan sakit kepala sering, nyeri punggung dan perut, demam, menggigil, mual, dan penglihatan kabur.


Terkadang, penyakit ini juga bisa ditandai dengan wajah, mata, dan kulit yang berwarna agak kemerahan. Gejala parah juga bisa muncul ketika seseorang mengalami penyakit ini, yaitu tekanan darah rendah, syok akut, sampai gagal ginjal akut.

3. Penyakit pes


Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Yersina pestisia yang ditularkan oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Umumnya penyakit pes tersebar di daerah yang lingkungan padat penduduk dengan sanitasi yang buruk. Komplikasi penyakit dari tikus ini bisa berujung pada meningitis dan bahkan kematian.


Perlu diketahui, bahwa penyakit ini bukan saja hanya disebarkan lewat tikus. Hewan seperti kelinci, anjing, kucing yang kutunya sudah terinfeksi pes bisa menjadi sumber penularan penyakit. Penularan terjadi jika Anda berkontak langsung atau tergigit oleh hewan tersebut.

4. Lymphocytic chorio-meningitis (LCM)


Lymphocytic chorio-meningitis adalah penyakit dari tikus yang disebabkan oleh virus choriomeningitis limfositik (LCMV), turunan virus Arenaviridae. Virus LCM biasanya ditularkan oleh tikus yang biasanya ada di rumah-rumah.


Selain itu, virus ini juga bisa disebarkan oleh hewan pengerat peliharaan seperti hamster. Jika Anda tergigit atau terkena air liur dan air kencing hewan tersebut, maka seseorang berisiko tinggi mengalami penyakit infeksi ini.


Penyakit ini awalnya tidak akan menimbulkan gejala tertentu. Gejala baru timbul setelah 8-13 hari setelah teserang virus. Anda akan merasakan gejala seperti demam, kurang nafsu makan, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah. Gejala lain yang muncul bisa termasuk sakit tenggorokan, batuk, nyeri sendi, nyeri dada, nyeri testis, dan nyeri parotid (kelenjar ludah).

5. Rat bite fever (RBF)


RBF adalah penyakit yang disebabkan karena gigitan tikus. Gigitan tersebut dapat mengakibatkan infeksi oleh bakteri Spirillum minus atau Streptobacillus moniliformis. Penyakit ini cukup banyak terjadi di wilayah Asia dan Amerika utara.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore