
BERDAUN KECIL: Tanaman kelor mudah tumbuh dan tak perlu perawatan ekstra. Ukuran daun yang kecil sering jadi perumpamaan dunia tak selebar daun kelor. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Daun kelor dalam kepercayaan masyarakat diyakini bisa mengusir roh halus. Padahal, tanaman yang memiliki nama lain Moringa ini punya khasiat yang baik untuk kesehatan.
Kelor merupakan tanaman super karena kandungan gizinya, sifat antiinflamasi, dan antioksidan untuk kesehatan. Kelor populer sebagai suplemen bubuk daun alami.
Dilansir dari Mind Body Green, Selasa (30/4), rutin mengonsumsi daun kelor bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan. Anda bisa menambahkan bubuk kelor ke smoothie dan atau meminumnya sebagai teh. Daun kelor juga dianggap aman dalam penelitian untuk direbus dan dijadikan teh.
1. Lawan Radikal Bebas
Kelor merupakan sumber yang kaya vitamin, mineral, dan asam amino. Kelor mengandung sejumlah besar vitamin A, C, dan E. Serta kaya akan kalsium, kalium, dan protein. Daun ini juga mengandung antioksidan yang disebut flavonoid, polifenol, dan asam askorbat. Antioksidan kelor bisa melawan molekul yang menyebabkan stres oksidatif, radikal bebas, kerusakan sel, dan peradangan.
2. Obati Peradangan
Peradangan dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes, masalah pernapasan, penyakit kardiovaskular, radang sendi, dan obesitas. Kelor mengurangi peradangan dengan menekan enzim yang menyebabkan nyeri pada tubuh.
3. Obat Diabetes
Bubuk daun kelor efektif dalam mengurangi lipid dan glukosa serta mengatur stres oksidatif pada pasien diabetes. Hal itu menurunkan gula darah dan kolesterol dan meningkatkan perlindungan terhadap kerusakan sel.
4. Cegah Penyakit Kardiovaskular
Kelor melindungi sistem kardiovaskular. Bubuk daun kelor memiliki manfaat bagi jantung yang sehat, terutama dalam mengatur lipid (lemak) darah, pencegahan pembentukan plak di arteri, dan penurunan kadar kolesterol.
5. Lawan Alzheimer
Kelor mendukung kesehatan otak dan fungsi kognitif karena aktivitas antioksidan dan neuro-enhancer. Kelor juga telah diuji sebagai pengobatan untuk penyakit Alzheimer dengan hasil yang baik. Kandungan vitamin E dan C yang tinggi melawan oksidasi yang mengarah pada degenerasi neuron, sehingga meningkatkan fungsi otak.
Photo
Kelor dipercaya bisa mengatasi penyakit Alzheimer. (Medical News Today)
6. Mengobati Kerusakan Hati
Kelor mengandung polifenol yang tinggi dalam daun dan bunganya serta melindungi hati terhadap oksidasi, toksisitas, dan kerusakan. Kelor dapat mengurangi kerusakan hati dan fibrosis serta membalikkan oksidasi.
7. Mengobati Luka
Kelor memiliki sifat antibakteri dan anti-jamur yang melawan infeksi. Kelor memiliki sifat pembekuan darah pada daun, akarnya, dan bijinya yang menyembuhkan luka atau goresan luka bahkan menghentikan perdarahan.
Photo
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
