Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Maret 2019 | 14.40 WIB

Ketahui 4 Penyebab Selaput Dara Robek Selain Hubungan Seksual

Ilustrasi. Selaput dara bisa saja sudah robek atau terluka sejak masih anak-anak karena olahraga atau kecelakaan. - Image

Ilustrasi. Selaput dara bisa saja sudah robek atau terluka sejak masih anak-anak karena olahraga atau kecelakaan.

JawaPos.com - Selaput dara atau hymen adalah jaringan mukosa tipis yang mengelilingi seluruh atau sebagian liang vagina luar. Selaput dara dikatakan bisa robek jika seseorang telah melakukan hubungan seksual. Tapi, robeknya selaput dara ternyata bisa disebabkan hal lain.


Usia pun bukan jaminan kalau selaput dara seorang perempuan masih utuh. Seperti yang diungkapkan Dokter Spesialis Ginekolog, dr. Riyana Kadarsari, Sp.OG, kalau selaput dara bisa saja sudah robek atau terluka sejak masih anak-anak.


Misalnya, ungkap dr. Riyana, seorang anak jatuh dari sepeda sehingga selaput daranya robek atau terluka. "Hymen dapat juga teregang atau robek karena hal lain seperti kecelakaan pemeriksaan medis, masturbasi, atau aktifitas fisik," ujar dr. Riyana saat dihubungi JawaPos.com beberapa waktu lalu.


Terlebih setiap perempuan memiliki beragam tipe atau sensivitas selaput dara itu sendiri. Meskipun selaput dara setengah bulan adalah bentuk paling umum yang dimiliki perempuan.


Untuk lebih jelasnya, seperti dilansir dari Daily Hunt, Sabtu (8/3), ada 4 hal paling umum yang bisa menyebabkan selaput dara rusak atau robek selain situasi seksual.


1. Aktivitas Fisik


Aktivitas fisik yang melibatkan bagian Miss V atau vagina berisiko merusak selaput dara. Misalnya terlibat dalam olahraga bersepeda, menunggang kusa, dan lompat tinggi.


2. Masturbasi


Ketika seorang perempuan melakukan masturbasi dengan sex toys atau vibrator, itu berisiko merusak atau merobek selaput dara.


3. Penanganan Medis


Menggunakan instrumen selama tindakan medis atau operasi bisa menyebabkan merusakan selaput dara. Namun, untuk lebih jelasnya, ada baiknya Anda berkonsultasi langsung dengan dokter.


4. Kecelakaan


Seseorang yang pernah mengalami kecelakaan berisiko mendapati selaput daranya rusak atau robek. Entah itu saat masih kecil atau remaja, kecelakaan bisa merusak selaput dara.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore